AFPPeter McVitie
Al-Ittihad mengincar bintang Real Madrid senilai €60 juta setelah kehilangan N'Golo Kante ke Fenerbahce.
Raksasa Saudi membidik pengganti Prancis untuk Kante
Pasar transfer Liga Pro Saudi bersiap untuk musim panas yang penuh kejutan, dengan Al-Ittihad memimpin pergerakan. Klub berbasis di Jeddah ini menghadapi kekosongan besar di lini tengah setelah kepergian N'Golo Kante. Pemain veteran Prancis, yang menjadi rekrutan bintang liga, memutuskan untuk memperpendek masa tinggalnya di Timur Tengah dan bergabung dengan Fenerbahce di Turki setelah kesepakatan awalnya gagal.
Kepergian Kante membuat Al-Ittihad kehilangan jangkar lini tengah mereka, dan manajemen klub tidak membuang waktu untuk mencari pengganti. Menurut laporan, mereka menargetkan seorang pemain yang tidak hanya sesama warga negara Kante tetapi juga dianggap sebagai salah satu gelandang muda terbaik di dunia: Camavinga dari Real Madrid.
Klub mencari nama besar untuk meyakinkan para penggemar bahwa ambisi mereka tetap tak tergoyahkan. Menggantikan pemenang Piala Dunia dengan salah satu talenta paling menjanjikan di sepak bola Eropa tentu akan mengirim pesan kepada rival mereka, Al-Hilal dan Al-Nassr.
AFPPerjuangan Camavinga untuk mendapatkan menit bermain di Bernabeu
Meskipun merekrut pemain sekelas Camavinga dari Madrid tampaknya mustahil secara teori, Al-Ittihad yakin ada celah yang bisa dimanfaatkan. Sejak bergabung dari Rennes pada 2021, Camavinga telah memenangkan semua trofi yang tersedia di sepak bola klub, termasuk Liga Champions dan La Liga. Namun, status individunya dalam skuad tetap menjadi poin perdebatan.
Pemain berusia 23 tahun ini sering kali masuk dan keluar dari starting XI, situasi yang terus berlanjut selama masa jabatan Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, dan kini manajer saat ini Alvaro Arbeloa. Dengan Arbeloa baru mengambil alih kendali pada Januari setelah pemecatan Alonso, hierarki di Madrid masih dalam masa transisi. Persaingan sengit di lini tengah, yang melibatkan Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, dan Jude Bellingham, membuat Camavinga tidak selalu menjadi pilihan utama. Ia hanya tampil sebagai starter dalam sembilan pertandingan La Liga musim ini dan tiga di Liga Champions.
Selain itu, fleksibilitasnya terkadang menjadi bumerang, dengan pemain Prancis ini sering ditempatkan sebagai bek kiri darurat daripada di posisi gelandang tengah favoritnya. Al-Ittihad berharap janji menjadi bintang utama tim dan bermain di posisi favoritnya setiap pekan dapat memikat hati pemain tersebut.
Al-Ittihad sedang menyiapkan paket keuangan besar-besaran.
Untuk mewujudkan kesepakatan ini, Al-Ittihad dilaporkan siap mengajukan tawaran besar untuk menguji keteguhan Madrid. Meskipun pemain tersebut dihargai setidaknya €60 juta, klub Saudi tersebut memiliki sumber daya untuk membayar biaya transfer yang akan membuat Presiden Florentino Perez terkejut.
Yang lebih penting, mereka siap menawarkan gaji kepada Camavinga yang akan jauh melebihi penghasilannya saat ini di Spanyol. Strategi ini mirip dengan yang digunakan untuk menarik Gabri Veiga ke Al-Ahli pada 2023; menargetkan talenta muda dan elit daripada hanya pemain senior yang mencari gaji terakhir.
Real Madrid, di sisi lain, dilindungi oleh kontrak yang berlaku hingga 2029 dan klausul pelepasan sebesar €1 miliar. Namun, seperti yang terlihat dalam jendela transfer sebelumnya, jika seorang pemain benar-benar ingin pergi dan tawaran yang diajukan tepat, raksasa Spanyol ini memiliki kebijakan untuk tidak memaksa pemain yang tidak bahagia tetap tinggal.
Getty Images SportPosisi Real Madrid terkait bintang tengah lapangan masa depan
Potensi kepergian Camavinga tetap akan menjadi pukulan telak bagi skuad Real Madrid di Bernabeu. Klub ini telah menghabiskan bertahun-tahun untuk merancang lini tengah yang dirancang untuk mendominasi selama satu dekade, menggantikan trio legendaris Casemiro, Toni Kroos, dan Luka Modric. Camavinga merupakan pilar penting dalam rencana suksesi tersebut.
Namun, laporan tersebut menyarankan bahwa Al-Ittihad serius dan gigih. Jika Camavinga merasa perkembangannya terhambat karena rotasi, atau jika dia frustrasi karena digunakan di lini belakang, jendela transfer musim panas bisa menjadi ujian bagi keteguhan Madrid.
Saat ini, Camavinga tetap menjadi pemain Madrid, tetapi dengan Kante telah pergi dan Al-Ittihad memiliki anggaran tak terbatas serta posisi kosong yang perlu diisi, rumor seputar masa depan pemain Prancis ini tidak akan mereda dalam waktu dekat.
Diterjemahkan secara otomatis oleh GOAL-e
Iklan