Dalam beberapa jam terakhir, spekulasi terus berlanjut mengenai kemungkinan pertemuan langsung antara Alvarez dan pelatihnya, Diego Simeone, sebagai salah satu langkah terakhir yang mungkin membantu memecahkan kebuntuan negosiasi yang, setidaknya secara terbuka, tampak benar-benar terhenti.
Surat kabar Sport menegaskan bahwa pertemuan yang dinanti-nantikan antara sang penyerang dan pelatih Atletico Madrid itu memang telah terjadi, dan pertemuan tersebut berlangsung selama gelaran Piala Dunia.
Pada 2 Juli lalu, kedua pihak bertemu di Miami, memanfaatkan kunjungan Simeone ke pemusatan latihan timnas Argentina untuk menghabiskan waktu bersama putranya.
Dalam konteks itu, sang pelatih dan pemain menemukan kesempatan yang tepat untuk membahas situasi sulit yang dialami Julian di bursa transfer saat ini.
Menurut sumber yang dihubungi surat kabar tersebut, sang pemain sangat tegas dalam menyampaikan keinginannya untuk bermain bersama Barcelona pada musim 2026-2027, bukan Paris Saint-Germain, bukan Liga Primer Inggris, dan bukan tim lain mana pun, karena ia tidak memikirkan apa pun selain mengenakan seragam Catalan.
Selama pertemuan ini, Simeone juga ingin menegaskan bahwa ia adalah pelatih klub, dan bahwa ia harus patuh serta menghormati keputusan-keputusan yang diambil dewan direksi Atletico Madrid dengan penghormatan setinggi-tingginya, tetapi tentu saja, ia tidak ingin menjalani satu musim di tengah suasana internal yang tidak memberikan manfaat apa pun bagi tim.