Getty Images SportDiterjemahkan oleh
Ajax tuntaskan perekrutan mantan bintang Tottenham Yves Bissouma dengan status bebas transfer
Awal baru di Amsterdam untuk mantan pemain Spurs
Ajax secara resmi telah mengonfirmasi perekrutan Bissouma, mengakhiri periode ketidakpastian sang gelandang setelah kepergiannya dari Premier League. Pemain internasional Mali itu, yang kontraknya di Tottenham berakhir pada penghujung musim lalu, telah menandatangani kesepakatan yang membuatnya bertahan di Johan Cruyff ArenA untuk masa mendatang. Klub mengumumkan bahwa kontrak tersebut berlaku segera dan berjalan hingga 30 Juni 2027, memberi pemain berpengalaman itu pijakan jangka panjang untuk menemukan kembali performa terbaiknya di Eredivisie.
Pada tahun terakhirnya di Tottenham, ia hanya mencatatkan 11 penampilan, kesulitan meyakinkan staf pelatih soal keandalannya. Masanya di London ternoda oleh sejumlah masalah disiplin, termasuk skorsing yang menyita perhatian dua tahun lalu setelah rekaman di media sosial tampak menunjukkan dirinya menggunakan nitrous oxide.
Getty Images SportBissouma ungkap mentalitas juara
Terlepas dari kontroversi yang mengikutinya di Spurs, Bissouma tiba di Belanda dengan sikap penuh perlawanan dan tujuan yang jelas. Mantan pemain Brighton itu mengungkapkan kegembiraannya bergabung dengan salah satu institusi paling bersejarah di benua ini. "Saya merasa sangat senang. Ini sangat berarti, karena Ajax adalah salah satu klub terbesar di Eropa. Dan bagi saya untuk menjadi bagian dari perjalanan klub hebat ini adalah sesuatu yang menyenangkan," kata Bissouma.
Ketika ditanya apakah kepindahan itu mengejutkannya, gelandang tersebut menjelaskan bahwa ia sudah terpikat oleh visi yang dipaparkan petinggi Ajax. "Tidak juga, karena saya sudah berbicara dengan banyak orang di sini sebelumnya. Mereka memberi tahu saya tentang proyeknya dan itu sangat menarik bagi saya. Itulah mengapa saya ada di sini," ujarnya. "Mereka hanya memberi tahu saya proyeknya, apa yang benar-benar ingin mereka lakukan tahun ini dan juga untuk tahun-tahun yang akan datang."
Mentalitas juara
Perekrutan ini bukan sekadar perjudian pada bakat, tetapi langkah terukur dari tim rekrutmen Ajax untuk menambah kekuatan di lini tengah mereka. Bissouma tidak menyisakan keraguan soal tujuannya untuk babak berikutnya dalam kariernya. "Saya adalah pemenang dan tentu Anda ingin memenangi segalanya. Itulah keinginan saya dan saya siap untuk memulai," ujarnya.
Bissouma juga ingin mengambil peran kepemimpinan di dalam skuad yang kerap membanggakan diri dalam mengembangkan talenta muda. "Saya hanya akan memberi mereka beberapa nasihat, seperti bagaimana saya melihat berbagai hal dan bagaimana saya memandang sepakbola. Hanya untuk memberi tahu mereka bahwa saya ada di sini untuk semuanya, semua pemain termuda. Mereka bisa berbicara dengan saya, kami bisa memiliki percakapan yang sangat baik tentang apa pun," tambahnya.
AjaxKlub memuji rekrutan baru yang krusial
Direktur Teknik Jordi Cruijff menyoroti sifat strategis dari perekrutan ini, dengan mengungkapkan bahwa klub telah memantau situasi sang pemain selama beberapa bulan. Cruijff mencatat bahwa pembicaraan dengan pemain tersebut dimulai sejak Agustus, dan klub senang bisa mengamankan pemain dengan kualitas seperti dirinya tanpa biaya transfer.
"Pembicaraan dengan Yves dimulai pada Agustus dan kami senang dia kini telah bergabung dengan Ajax. Kami mendatangkan pemain berpengalaman yang tahu apa yang dibutuhkan untuk tampil di level tertinggi. Dia mampu bermain di beberapa posisi, dan kami berharap dia bisa tersedia untuk dipilih sesegera mungkin."
Iklan
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami


