Getty / GoalSandy Mariatna
Adu Pemain Kunci Tottenham Hotspur Vs Chelsea: Lebih Dari Sekadar Harry Kane Versus Eden Hazard
Getty / GoalKiper: Hugo Lloris vs Kepa Arrizabalaga
Harry Kane boleh jadi menjadi pemimpin masa depan di timnas Inggris dengan ban kapten melekat di lengannya. Namun di level klub, Kane masih belum bisa menggeser jabatan kapten yang diemban Hugo Lloris.
Masalah cedera sempat mengganggu menit bermainnya di musim ini. Meski begitu, Lloris tetap menampilkan performa solid seperti biasa. Statusnya sebagai kiper juara dunia bersama Prancis makin meyakinkan Spurs bahwa mereka punya salah satu kiper terbaik dunia.
Di kubu Chelsea, embel-embel kiper termahal di dunia tidak membuat Kepa Arrizabalaga tertekan. Performanya sejauh ini terbilang lumayan bagi seorang kiper muda Spanyol yang baru meniti karier di Inggris.
Getty / GoalBek: Toby Alderweireld vs David Luiz
Tottenham mendapat masalah cukup genting jelang derbi ini setelah Jan Vertonghen dan Davinson Sanchez dipastikan absen karena cedera. Spurs kemungkinan akan memasangkan bek muda Juan Foyth untuk mendampingi Toby Alderweireld di jantung pertahanan.
Alderweireld sendiri untungnya sudah kembali tampil solid setelah di musim lalu tersingkir dari Starting XI. Ia menjadi pemain Spurs yang paling banyak melakukan sapuan di musim ini.
Setali tiga uang dengan Alderweireld adalah David Luiz. Setelah nyaris membusuk di bangku cadangan musim lalu, Luiz akhirnya kembali bermain reguler di musim ini berkat kedatangan Maurizio Sarri. Distribusi bolanya yang oke membuatnya menjadi bagian penting dari skema Sarri-ball.
Getty / GoalGelandang: Lucas Moura vs Eden Hazard
Lucas Moura barangkali adalah pemain Tottenham yang perkembangannya paling signifikan. Setelah hanya tampil sekitar 200 menit di sepanjang kampanye EPL musim lalu, ia kini menjadi sosok yang tak tergantikan di musim ini.
Meski masih belum seberbahaya Eden Hazard, kontribusi pemain Brasil ini tetap layak diacungi jempol. Performa Lucas saat Spurs membungkam Manchester United 3-0 di Old Trafford pada Agustus lalu menjadi contoh terbaik.
Hazard sendiri mampu memenuhi ekspektasi dengan tampil eksplosif dan produktif di musim ini. Sudah tujuh gol diukirnya dan ia juga sempat memuncaki daftar topskor sementara EPL. Masalahnya, Hazard sedang puasa gol cukup lama di mana gol terakhirnya tercipta pada awal Oktober lalu.
Getty / GoalPenyerang: Harry Kane vs Alvaro Morata
Sebagai mesin gol Tottenham, Harry Kane dituntut untuk terus meningkatkan produktivitas golnya dari musim ke musim. Itulah yang dilakukannya di mana koleksi golnya di EPL sejak musim 2014/15 hingga 2017/18 meningkat secara gradual (21 gol, 25, 29, 30).
Membaca tren statistik tersebut, bukan tak mungkin Kane bisa menembus lebih dari 30 gol di musim ini. Ia sudah menabung enam gol sejauh ini, termasuk mematahkan kutukan tak pernah mencetak gol di bulan Agustus.
Namun kisah dari Alvaro Morata juga tidak kalah menarik. Striker Spanyol itu perlahan bangkit dari kampanye debut mengecewakan di musim lalu. Bantuan dari psikolog terbukti ampuh untuk membangkitkan mental Morata yang sempat ambruk. Kini, ia sudah rajin menyumbang gol dan kembali menjadi pilihan utama The Blues di lini depan.
Iklan



