Getty ImagesDiterjemahkan oleh
AC Milan mungkin akan mengajukan keluhan ke FIFA setelah Corinthians membatalkan kesepakatan transfer meskipun telah ada kesepakatan senilai €17 juta
Dorival Junior menolak penjualan tengah musim.
Meskipun telah terjadi kemajuan signifikan dalam negosiasi dalam beberapa minggu terakhir, kesepakatan tersebut menemui hambatan besar di tingkat presiden. Meskipun dokumen-dokumen institusional tampaknya sudah lengkap, langkah tersebut memicu ketegangan internal di klub Brasil. Manajer Corinthians, Dorival Junior, telah secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mempertahankan pemain tersebut, yang menyebabkan perubahan sikap dari pihak manajemen. "Saya telah menyampaikan pendapat saya kepada presiden, dia sudah mengetahuinya. Klub harus memutuskan apakah ingin kembali secara teknis atau hanya secara finansial. Untuk pemain sekelas ini, memiliki nilai sebesar itu dengan sedikit pertandingan yang dimainkan berarti dia bernilai jauh lebih tinggi di pasar. Saya tidak ingin kehilangan siapa pun selama musim ini," kata pelatih dengan tegas.
Getty ImagesDokumen hukum dan ancaman FIFA
Situasi semakin rumit karena Milan yakin mereka sudah memiliki perjanjian yang mengikat. Laporan menunjukkan bahwa Rossoneri memiliki dokumen yang ditandatangani oleh departemen hukum Corinthians, yang dapat diartikan sebagai persetujuan awal atas transfer tersebut. Jika klub Brasil terus menghalangi transfer ini, raksasa Italia siap membawa masalah ini ke FIFA untuk memperjuangkan hak mereka.
Jika kasus ini sampai ke Kamar Penyelesaian Sengketa FIFA atau Kamar Status Pemain, hasilnya tetap tidak pasti. Sangat tidak mungkin sebuah pengadilan akan memaksa sebuah klub untuk mentransfer seorang pemain secara fisik melawan kehendaknya saat ini. Sebaliknya, hasil paling mungkin dari kemenangan hukum Milan adalah paket kompensasi finansial yang substansial. Namun, tujuan utama Rossoneri tetap membawa gelandang berbakat tersebut ke San Siro untuk memperkuat skuad yang akan berkompetisi di berbagai front musim depan di bawah arahan Massimiliano Allegri.
Strategi RedBird dan Faktor Allegri
Perekrutan Andre sejalan dengan filosofi perekrutan yang ditetapkan di bawah kepemilikan RedBird. Strategi ini berfokus pada identifikasi talenta muda, mengembangkan mereka menjadi pilar utama tim utama, atau menjualnya dengan keuntungan yang signifikan, mirip dengan model sukses yang diterapkan pada Tijjani Reijnders. Namun, investasi sebesar €17 juta yang direncanakan secara khusus ini mencerminkan pergeseran yang signifikan dalam pengeluaran untuk seorang pemain yang belum membuktikan dirinya di liga Eropa utama. Sebagai perbandingan, Malick Thiaw didatangkan dengan biaya kurang dari €10 juta meskipun memiliki pengalaman di Bundesliga Jerman.
Langkah ini menciptakan dinamika menarik dengan staf pelatih tim utama. Dalam beberapa bulan terakhir, Allegri secara terbuka menyatakan preferensinya terhadap pemain "teruji" - bintang-bintang yang sudah mapan dengan pengalaman yang diperlukan untuk bersaing memperebutkan Scudetto dan di Liga Champions secara langsung. Andre, meskipun merupakan proyek menarik dengan potensi besar, belum menjadi produk jadi. Ada pertanyaan apakah seorang remaja dari liga Brasil dapat langsung mendapatkan tempat starter dalam susunan pemain Milan musim 2026-27, atau apakah dia ditakdirkan menjadi pemain rotasi yang berkembang ke peran tersebut seiring waktu.
Getty Images SportInvestasi berisiko bagi Rossoneri
Jika hambatan hukum dapat diatasi dengan sedikit akal sehat, Andre akan menjadi taruhan besar untuk masa depan. Para pendukung Milan terbagi pendapat tentang langkah ini, dengan sebagian penggemar mendambakan kembalinya figur-figur berpengalaman seperti Sandro Tonali, sementara yang lain berharap Andre dapat menjadi "Kaka berikutnya." Pemain berusia 19 tahun ini telah menarik perhatian pemandu bakat di seluruh Eropa, namun langkah agresif Milan untuk menuntaskan kesepakatan lebih awal menunjukkan betapa tinggi nilainya. Pihak klub meyakini bahwa mengamankan talenta semacam ini sebelum perang penawaran meletus adalah hal esensial di pasar modern.
Pada akhirnya, saga ini menyoroti kesulitan yang dihadapi klub-klub Italia saat berusaha menavigasi pasar Amerika Selatan yang volatil. Tanpa sumber daya tak terbatas seperti rival-rival di Premier League, Milan harus mengandalkan identifikasi talenta sejak dini dan bertindak secara tegas. Namun, seperti yang terbukti dalam kebuntuan saat ini dengan Corinthians, kesepakatan tidak benar-benar final hingga tanda tangan terakhir tercantum di atas kertas. Untuk saat ini, transfer Andre masih dalam ketidakpastian, terombang-ambing antara debut impian di San Siro dan pertarungan panjang di koridor kantor hukum FIFA.
Iklan



