Zulham Zamrun - PSM MakassarAbi Yazid / Goal

Zulham Zamrun Yakin PSM Makassar Bisa Lolos Dari Grup Piala Menpora

Jalan terjal bakal dilalui PSM Makassar dalam penyisihan Grup B Piala Menpora 2021. Namun, penyerang Juku Eja Zulham Zamrun, tetap percaya diri timnya bisa melewatinya.

Berdasarkan undian yang dilakukan beberapa hari lalu, PSM segrup dengan Persija Jakarta, Bhayangkara FC, serta Borneo FC. Seluruh pertandingan grup tersebut digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Dibanding, dengan ketiga kontestan lainnya yang menghuni grup tersebut PSM jadi klub paling akhir melakukan persiapan. Bahkan, Rizky Pellu dan kawan-kawan tidak menggunakan pemain pemain asing.

PSM mengandalkan pemain lokal untuk bertanding di Piala Menpora. Klub yang didirikan 1915 tersebut tak lagi memiliki legiun impor karena semuanya telah hengkang.

"Tapi saya tetap optimistis pemain-pemain muda bisa memberikan yang terbaik untuk masa depan mereka. Motivasi besar buat pemain-pemain di Piala Menpora untuk melihatkan kemampuan mereka," kata Zulham, saat dihubungi awak media.

Kendati demikian, Zulham menyadari tidak mudah lolos dari babak penyisihan grup. Butuh perjuangan keras agar kesebelasan asal Makassar tersebut bisa melaju.

"Persaingan berat, apalagi PSM hanya mengandalkan pemain lokal dan pemain muda. Persiapan pun sangat singkat," ucap mantan pilar Persib Bandung tersebut.

Zulham Zamrun - PSM MakassarGoal Indonesia

Zulham memutuskan kembali membela PSM. Hanya saja, kontrak pesepakbola berusia 33 tahun tersebut dikontrak selama Piala Menpora berlangsung.

Selain mendatangkan Zulham, PSM mendaratkan Patrich Wanggai dan Nurhidayat Haris untuk Piala Menpora. Kedatangan mereka diharapkan menambah kekuatan PSM dalam turnamen pramusim tersebut.

Juara Piala Menpora, bakal mendapat uang Rp2 miliar. Sementara untuk runner-up Rp1 miliar, lalu peringkat ketiga Rp750 juta, serta peringkat keempat Rp500 juta.

Setiap klub juga bakal menerima uang tanding. Buat yang menang menerima Rp150 juta, dan Rp100 untuk kalah, bila laga berakhir imbang masing-masing kontestan mendapat Rp125 juta.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), menjadikan Piala Menpora, sebagai gambaran kepada kepolisian untuk kompetisi musim 2021. Protokol kesehatan ketat diterapkan selama ajang tersebut berlangsung.

Suporter juga dilarang datang ke stadion untuk mendukung tim kesayangannya. PSSI telah memutuskan semua pertandingan Piala Menpora, dilangsungkan tanpa penonton dan tidak boleh ada nonton bareng (nobar).

Iklan
0