LIONEL MESSI GIANNI INFANTINO Getty Images

"Saya Ingin Lebih Dihormati!" - Pelatih Timnas Kroasia Zlatko Dalic Kecam Penghargaan FIFA

Zlatko Dalic menuduh FIFA "tidak menunjukkan rasa hormat" untuk timnas Kroasia.

Dalic sekaligus menolak untuk memberikan suara pada Penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2022 yang dilangsungkan di Paris, Prancis, Senin (27/2) waktu setempat.

Playmaker Luka Modric menjadi satu-satunya nomine dalam kategori pemain putra. Yang mengejutkan, Dalic tidak masuk daftar nominasi pelatih terbaik.

Lima dalam daftar adalah: Carlo Ancelotti (Real Madrid), Didier Deschamps (timnas Prancis), Pep Guardiola (Manchester City), Walid Reragui (timnas Maroko) dan Lionel Scaloni (Argentina) yang memenangkan Piala Dunia dan dinobatkan sebagai pelatih terbaik.

dalic(C)Getty Images

"Jika pemain dan pelatih Inggris, Brasil, Spanyol, Jerman atau Italia meraih pencapaian seperti yang kami lakukan, mereka akan masuk nominasi untuk masing-masing penghargaan sepak bola."

"Saya ingin mereka lebih menghormati kami, untuk tim nasional kami, untuk para pemain kami, dan untuk diri saya sendiri, karena dengan dua medali, kami lebih dari pantas mendapatkannya."

"FIFA harus menggaungkan fakta bahwa negara kecil seperti Kroasia bisa bermain melawan negara-negara terbesar di dunia karena itulah pesan terindah sepakbola untuk seluruh dunia."

"Kami adalah satu-satunya tim nasional yang berada di antara empat tim teratas di Piala Dunia 2022 Qatar dan dalam siklus UEFA Nations League saat ini."

“Kami ada di halaman depan media di seluruh dunia dengan memenangkan pertandingan melawan tim terhebat dunia Brasil, dan bersama Prancis, kami adalah dua tim yang memenangkan dua medali pada dua Piala Dunia terakhir."

“Tahun ini, kami mengalahkan Prancis di Paris dan Denmark di Kopenhagen, kami menyingkirkan Brasil dan Belgia dari Piala Dunia. Dalam 23 pertandingan yang kami mainkan sejak Euro 2020, kami hanya kalah dua kali. Lihat daftar 14 nomine Pemain Terbaik Pria FIFA – selain Luka Modric, di mana pemain Kroasia lainnya?"

"Saya merasa bahwa kami belum mendapatkan rasa hormat yang layak kami terima, dan slot waktu pertandingan kami di Piala Dunia dan kualitas wasit—terutama pada pertandingan semi-final—membuat saya merasa bahwa ada kurangnya rasa hormat terhadap tim Kroasia."

"Saya sepenuhnya percaya bahwa kinerja tim nasional kami di lapangan dan perilaku di luar lapangan telah membuat kami layak menerima rasa hormat yang sama seperti yang kami tunjukkan kepada lawan kami di setiap pertandingan," pungkasnya.

Dalic ditunjuk sebagai pelatih timnas Kroasia sejak 7 Oktober 2017. Sejak itu, pelatih berusia 56 tahun itu mampu mengantar tim berjuluk Vatreni tersebut sebagai runner-up Piala Dunia 2018 dan menempati urutan ketiga pada Piala Dunia 2022. Mereka juga kini telah berada di semi-final UEFA Nations League 2023.

Iklan
0