Zlatan Ibrahimovic memperingatkan fans Inter Milan bahwa ejekan mereka hanya akan membuat dirinya semakin bersemangat di Derby Milan.
Striker veteran asal Swedia itu akan memiliki dua kesempatan untuk menikmati suasana Derby della Madonnina pada 2023, yaitu saat ia diperkirakan akan kembali ke lapangan setelah menjalani operasi lutut pada Mei.
Kedua rival satu kota itu akan berhadapan pada 18 Januari untuk Piala Super Italia, kemudian pada 5 Februari di ajang Serie A.
"Ketika Anda melangkah ke lapangan dan para pendukung lawan mencemooh Anda, itulah saat yang paling saya nikmati, yang membuat saya merasa hidup," ujar Ibra kepada Milan TV.
"Tidak ada yang bisa menghentikan saya setelah itu. Semakin mereka mencemooh, semakin bagus. Saya lebih suka mereka mencemooh saya daripada bertepuk tangan, karena sepanjang karier saya semuanya bertentangan dengan saya, tidak pernah mendukung. Jadi saya lebih suka seperti itu, merasa bersemangat."
"Jika saya bisa menang setelah itu, ada sensasi terbaik. Inilah mengapa bermain lawan Inter adalah perasaan yang luar biasa, itu lebih berarti dari pertandingan lainnya, tapi Anda tidak boleh kehilangan fokus atau konsentrasi. Itu bisa terjadi jika Anda kurang pengalaman."
"Ada juga beberapa pemain yang merasa terlalu berlebihan dan kehilangan kendali."
Ada beberapa bentrokan yang tidak terlupakan bagi Ibra di Derby Milan, terutama head-to-head dengan striker Inter Romelu Lukaku, yang dibikin mural di luar San Siro.
Itu kemudian dirusak sebagai protes setelah Lukaku pindah ke Chelsea, tapi dia telah kembali ke San Siro dengan status pinjaman pada musim ini.




