Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, tidak berpikir bahwa ia harus sepenuhnya disalahkan setelah debut kedua Luka Jovic yang mengesankan bersama klub Bundesliga Jerman, Eintracht Frankfurt.
Jovic didatangkan kembali oleh Frankfurt pada bursa transfer Januari ini dengan status pinjaman hingga akhir musim. Sebelumnya, ia direkrut Madrid pada musim 2019/20 senilai €60 juta.
Apes, Jovic gagal mengeluarkan kemampuan terbaik bareng Madrid. Pemain asal Serbia itu hanya mencetak dua gol dalam 32 laga di bawah arahan Zidane.
Belum apa-apa, Jovic sudah menyumbangkan dua gol untuk Frankfurt dalam kemenangan teraktual atas Schalke dengan skor 3-1 pada spieltag ke-16 Bundesliga Jerman di Stadion Deutsche Bank Park, Senin (18/1) dini hari WIB.
Hebatnya lagi, Jovic memulai laga dari bangku cadangan dan baru melakoni debut ulangannya pada menit ke-62 untuk menggantikan Eric Durm.
“Saya turut senang dan saya menyukainya. Saya mendoakan yang terbaik untuk dia dan yang lainnya,” ucap Zidane dalam sesi temu pers pralaga kontra klub Segunda B, Alcoyano, pada babak 16 besar Copa del Rey, Selasa (19/1).
“Madrid itu sulit, saya mengalaminya kala sebagai pemain, dan apa yang telah dilakukan Luka [Jovic] adalah menemukan klub lain dan bermain.”
“Saya pikir mendatangkan Luka adalah pilihan yang bagus bagi kami dan saya senang untuknya, dan [saya berharap] dia melakukan hal yang sama pada hari yang lain di Madrid. Tapi di dalam dan di luar [klub ini] itu berbeda.”
"Dia memiliki masa depan, dan dia bisa menunjukkannya di Madrid dan itu juga berlaku untuk pemain lain. Di sini selalu ada persaingan yang sangat ketat dan pelatih tidak bisa disalahkan,” tambahnya.
Selain Jovic, empat pemain yang musim ini dilepas Madrid lainnya terhitung tampil oke bersama klub baru masing-masing. Achraf Hakimi yang dikontrak Inter Milan, Theo Hernandez bareng AC Milan, James Rodriguez di Everton, dan Sergio Reguilon bersama Tottenham Hotspur.




