Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane adalah kandidat nomor satu untuk menggantikan Didier Deschamps sebagai arsitek tim nasional Prancis, demikian menurut presiden Federasi Sepakbola Prancis, Noel Le Graet.
Zidane sebenarnya masih memiliki sisa kontrak lebih dari satu tahun di Real Madrid, meski tekanan terus meningkat di tengah inkonsistensi Los Blancos pada musim 2020/21 ini.
Sementara itu, kontrak Deschamps saat ini akan berakhir setelah Piala Dunia 2022 di Qatar, dan jika ia memutuskan untuk hengkang pada tahun depan, Zidane tampaknya akan mendapat panggilan dari Le Graet.
"Kami memiliki hubungan yang sangat bagus dengan Zidane, setidaknya secara pribadi," ujar Le Graet dalam sebuah wawancara dengan RTL.
"Jika Didier berhenti, jika saya masih di sana, orang pertama yang akan saya lihat adalah Zidane."
Ini bukan pertama kalinya Le Graet mengungkapkan keinginannya untuk melihat Zidane menggantikan posisi pelatih Prancis, seperti yang dia katakan kepada Telefoot+ pada bulan lalu.
"Pada hari Didier pergi, ketika akan memutuskan untuk pergi atau tidak akan diperpanjang, jika Zidane tersedia, maka dia akan menjadi orang yang tepat untuk pekerjaan itu," ujar Le Graet ketika itu.
Deschamps sendiri baru-baru ini mengatakan dirinya ingin melihat Zidane melatih timnas, ketika ia mengatakan kepada BFMTV: "Ia selalu memiliki elemen yang menentukan dalam permainannya dan saya tidak pernah bermasalah dengan itu. Setelah itu, semua yang telah ia lakukan...Zizou adalah Zizou."
Zidane pernah bermain sebanyak 108 pertandingan untuk Prancis dalam 12 karier internasionalnya.
Zidane mengangkat Piala Dunia bersama Prancis pada 1998 dan kemudian memainkan peran kunci dalam keberhasilan timnas di Euro 2000.
Karier Zidane berakhir dengan kontroversi, ketika ia diusir dari lapangan di final Piala Dunia 2006 setelah menanduk bek Italia Marco Materazzi. Azzurri kemudian memenangkan trofi lewat adu penalti.


