Zinedine Zidane Real Madrid 2020-21Getty Images

Zinedine Zidane Sebut Inkonsistensi Real Madrid Bukan Karena Masalah Sikap

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane bersikukuh bahwa inkonsistensi timnya bukan karena masalah sikap di dalam skuad.

Los Blancos menjalani penampilan yang naik-turun pada musim 2020/21 ini. Tim asal ibukota Spanyol itu menghasilkan beberapa performa di bawah standar, namun mereka juga meraih sejumlah kemenangan yang mengundang pujian, seperti kemenangan atas Barcelona 3-1 di El Clasico dan kemenangan atas Inter Milan di Liga Champions, Kamis (26/11) dini hari WIB.

Beberapa hasil yang lebih mengecewakan buat Real Madrid adalah kekalahan di kandang di tangan Cadiz dan Shakhtar Donetsk, ditambah kekelahan 4-1 dari Valencia sebelum jeda internasional.

Saat ini, Real Madrid berada di peringkat keempat di klasemen sementara dengan perolehan 17 poin, tertinggal enam angka dengan sang pemuncak, Real Sociedad, yang memiliki satu pertandingan lebih banyak. 

Real Madrid akan menjamu Deportivo Alaves dalam lanjutan La Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Minggu (29/11) dini hari WIB. 

Real Madrid berharap bisa meraih tiga poin di pertandingan lawan Alaves mengingat pasukan Zidane itu hanya bermain imbang 1-1 di Villarreal di laga terakhir di La Liga. Jika gagal menang, mereka akan kehilangan poin dalam tiga pertandingan secara beruntun di La Liga.

Real Madrid sudah kebobolan sepuluh gol dari sembilan pertandingan, sebagai salah satu yang terbanyak di tahap ini dalam 12 musim, namun Zidane menolak untuk meletakkannya pada mentalitas kolektif tim.

"Ini bukan masalah sikap karena kami selalu ingin memberikan segalanya," ujar Zidane kepada wartawan.

"Anda bertanya kepada saya, jadi saya harus menjawab, tapi ini sepakbola, ada banyak faktor yang berperan dalam permainan dan terkadang Anda tidak bisa memahaminya."

"Satu-satunya yang kami tahu adalah, jika kami melakukan sesuatu bersama-sama, kami sangat sulit untuk dikalahkan. Tapi, menjadi konsisten dalam sepakbola adalah hal yang paling sulit untuk dicapai dan kami berusaha untuk melakukannya setiap hari, berkonsentrasi dan mengerjakan semua yang kami bisa lakukan. Kami memiliki sedikit waktu untuk melakukan persiapan, tapi pada akhirnya, itulah yang kami inginkan, tampil dengan bagus."

Banyak pemain Real Madrid akan memasuki akhir karier mereka, seperti Sergio Ramos, Marcelo, Luka Modric, dan Karim Benzema, yang sudah memasuki usia 30-an tahun, namun Zidane menolak anggap klub mendekati akhir dari sebuah era.

"Tidak. Ini bukan akhir dari sebuah era di sini. Anda harus selalu berjuang, berkonsentrasi. Kami tidak pernah berhenti dalam pengertian itu," ujar Zidane lagi.

Iklan
0