Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane melontarkan rasa frustrasinya setelah partai timnya melawan tuan rumah Osasuna tetap digelar di tengah badai salju.
Spanyol dilanda badai Filomena pada akhir pekan ini, yang membuat sebagian besar wilayah Spanyol diselimuti salju tebal. Cuaca buruk ini membuat satu partai La Liga pada akhir pekan ini, Atletico Madrid melawan Athletic BIlbao, terpaksa ditunda.
Badai juga membuat duel Osasuna versus Madrid di Pamplona nyaris dibatalkan. Pesawat yang ditumpangi para pemain Los Blancos sempat terjebak di Bandara Barajas, Madrid selama tiga jam sebelum diizinkan terbang.
Kondisi lapangan di El Sadar juga tidak ideal akibat tebalnya salju. Tidak heran apabila kedua tim kesulitan bermain maksimal dan pertandingan harus berakhir dengan skor 0-0. Zidane pun tak bisa menyembunyikan rasa geramnya akibat situasi ini.
"Kami sudah melakukan sebisa kami di lapangan ini, tapi ini bukan pertandingan sepakbola. Kondisi lapangan benar-benar sangat menyulitkan," kata Zidane selepas laga, Minggu(10/1) dini hari WIB.
"Laga melawan Osasuna ini seharusnya ditunda. Kondisi di lapangan ini tidak layak untuk memainkan sepakbola. Pihak lawan tentunya juga sepakat dengan ini."
Namun, Zidane enggan untuk menyalahkan La Liga atas keputusannya tetap menggelar laga ini. "Saya tidak ingin mengarah ke sana. Kami diminta untuk tetap main dan kami memtahuinya."
Badai salju tersebut juga membuat pasukan Zidane tidak bisa langsung pulang ke Madrid. Mereka harus menetap di hotel di Pamplona, berpotensi selama beberapa hari ke depan sambil menunggu badai mereda."Yang terjadi selama dua hari terakhir memang sangat rumit. Kami masih belum tahu kapan kami akan kembali ke Madrid," keluh Zidane.
Karim Benzema dkk. dijadwalkan akan kembali bertanding pada Rabu (13/1) besok melawan Alcoyano di babak 32 besar Copa del Rey.




