Zinedine Zidane mengatakan meraih sembilan trofi dari sembilan final menggambarkan seperti apa Real Madrid sebenarnya.
Setelah bermain selama 120 menit di Jeddah, Real Madrid berhasil mengamankan trofi Piala Super Spanyol dengan mengalahkan Atletico Madrid 4-1 melalui adu penalti.
Kapten EL Real Sergio Ramos mengeksekusi bola dengan sempurna yang memastikan kemenangan sekaligus menciptakan rekor sempurna bagi Zidane sebagai pelatih kepala.
"Pada akhirnya kami solid dan kami memang mempersiapkan diri menghadapi pertandingan ini dengan baik," kata Zidane.
"Saya tidak tahu kenapa kami menang sembilan di sembilan final. Ini mungkin karena begitulah Real Madrid. Tidak mudah tetapi kami selalu sabar dan tenang."
"Di babak pertama kami gagal mendekat ke gawang lawan, tetapi kami bersabar. Kami menyimpan keyakinan hingga detik terakhir, seperti biasa."
"Memenangkan trofi tidak pernah mudah, apalagi menghadapi Atletico. Kedua tim sama-sama punya kans."
"Madrid masih terlibat di banyak kompetisi. Saya senang, tetapi masih banyak yang bisa diperlihatkan. Kami harus terus bekerja keras."
"Tim akan beristirahat dulu sebentar untuk kemudian bermain lagi. Kami tidak bisa menurunkan level permainan."
"Sekarang kami ingin menikmati ini semua, tetapi perjalanan di LaLiga, Liga Champions dan Copa del Rey masih panjang."

Duel kedua tim berakhir dengan adu penalti setelah gelandang Federico Valverde diusir wasit karena mengganjal Alvaro Morata yang memiliki kans bagus mencetak gol.
Pelanggaran itu terbukti krusial hingga Atleti kehilangan kesempatan untuk berpesta. Lebih jauh lagi, Valverde dinobatkan sebagai man of the match.
"Dia menyambar predikat pemain terbaik dan saya senang karena dia memang menuntaskan pekerjaannya dengan baik," lanjut Zidane.
"Saya yakin, Valverde ingin berbagi keberhasilannya dengan rekan satu tim."
"Dia melakukan apa yang harus dilakukan. Valverde memang melakukan pelanggaran kejam tetapi dia melakukannya dengan baik dan yan terpenting adalah dia mengucapkan permintaan maaf pada Alvaro."




