Nicolo Zaniolo ItalyGetty Images

Bintang AS Roma Nicolo Zaniolo Kembali Alami Cedera Serius

Bintang tim nasional Italia dan AS Roma, Nicolo Zaniolo mengalami cedera lutut yang terlihat serius, menurut dokter Azzurri.

Zaniolo berjalan tertatih-tatih keluar lapangan usai berbenturan ringan dengan Donny van de Beek, saat Italia menang 1-0 atas Belanda dalam lanjutan UEFA Nations League di Amsterdam, Selasa (8/9) dini hari WIB.

Gelandang berusia 21 tahun tersebut baru saja pulih dari operasi robekan anterior cruciate ligament (ACL) yang dialaminya pada Januari lalu, kembali beraksi dalam delapan pertandingan Roma menjelang berakhirnya kampanye Serie A 2019/20.

Dokter timnas Italia, Andrea Ferretti mengatakan sang pemain tampak mengalami cedera serius pada lutut kirinya, berbeda dari yang dialaminya pada Januari.

"Sepertinya lututnya terkilir parah," kata Ferretti kepada Rai Sport. "Sulit untuk membandingkan dengan lutut yang satunya karena itu sudah dioperasi."

"Terkilirnya serius. Ia baru kembali dari masa pemulihan yang lama dan kini mengalami cedera serius lainnya, jelas ia merasa khawatir sama seperti kami juga."

Roberto Mancini selaku pelatih timnas Italia juga mengonfirmasi cedera tersebut dan menyatakan simpatinya.

"Saya harap cedera yang dialaminya tidak serius. Kami akan tahu lebih banyak tentang itu besok," ujarnya.

Zaniolo adalah talenta menjanjikan yang dimiliki Italia saat ini, bahkan pelatih populer Fabio Capello meyakininya punya kapasitas untuk memenangkan Ballon d'Or di masa depan.

"Talenta Roma ini [Zaniolo] punya fisik, power dan kecepatan yang luar biasa, itu perpaduan yang berkualitas. Dia punya potensi tidak hanya memenangkan Sepatu Emas di masa depan, namun lebih dari itu," kata pelatih 74 tahun tersebut.

"Kaka tidak memiliki kekuatan yang sama seperti Zaniolo, karena dia lebih ke arah teknik dan mengekspresikan dirinya lebih baik di sepertiga akhir."

"Saya jatuh cinta dengan Zaniolo, karena dia punya segalanya di level tertinggi: power, kualitas dan kecepatan. Ada banyak pemain di luar sana yang punya banyak potensi, namun tidak seperti dia."

"Melihat assist-nya untuk [Diego] Perotti saat melawan Juventus, untuk mencapai ujung lapangan setelah berlari dari lini tengah dengan bola di kakinya dan masih punya ketenangan untuk membuat umpan tepat, itu menunjukkan bahwa dia punya visi hebat dan rasa yang presisi untuk bola."

"Saya tidak melihat pemain muda lain yang sebagus Zaniolo untuk saat ini, jadi ya, saya pikir dia punya potensi untuk menjadi pemenang Ballon d’Or."

Iklan
0