Mantan penggawa timnas Jepang Yuki Kobayashi mengaku tidak merasa tertekan merumput di di K League 2 Korea Selatan bersama Seoul E-Land, dan meyakini dirinya bakal meraih kesuksesan.
Kobayashi menjadi sorotan, mengingat ia merupakan pemain yang memiliki cap bersama tim nasional. Tentu saja keputusannya bergabung dengan klub kasta kedua di Korsel membuat banyak pihak terkejut.
Kobayashi telah menjalani debutnya bersama Seoul E-Land ketika bermain imbang tanpa gol melawan Gimcheon Sangmu FC awal pekan ini. Namun penampilan pemain berusia 29 tahun tersebut belum memuaskan. Kobayashi menegaskan, ia masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sepakbola Korsel.
“Saya tidak merasa khawatir atau tertekan. Alasan pemain Jepang sulit memperlihatkan performa bagus di K League disebabkan kompetisi ini lebih cenderung ke fisik dan tenaga d level tinggi. Saya akan berusaha beradaptasi lebih baik lagi,” tutur Kobayashi kepada wartawan yang turut dihadiri jurnalis Goal Korea Lee Myeongsu.
“Saya pikir saya tidak akan mengalami kesulitan untuk beradaptasi. Saya akan berusaha membantu Seoul E-Land promosi ke K League 1. Itu memang menjadi target kami pada musim ini.”
Selain itu, Kobayashi juga dianggap mempunyai gaya permainan seperti Keisuke Honda. Kendati demikian, Kobayashi tidak ingin disamakan dengan Honda. Ia hanya berharap dirinya bisa menjadi pesepakbola sukses layaknya Honda.
“Jika saya dianggap sebagai The Next Honda, mungkin saya akan bermain di level yang lebih tinggi di liga luar negeri,” seloroh Kobayashi.
“Tapi memang ada sedikit yang mirip dengan Honda. Hanya saja, saya memiliki gaya permainan yang menghubungkan bola dari belakang ke depan. Jika saya mencetak lebih banyak gol seperti Honda, saya bisa berkontribusi untuk tim saya. Saya berharap saya akan bermain seperti itu.”
Kobayashi menjadi pemain Jepang keenam yang merumput di Korsel pada musim ini. Di K League 1 ada gelandang Jeonbuk Hyundai Motors, Takahiro Kunimoto, dan Tsubasa Nishi (Daegu FC). Mereka menjadi tulang punggung di tim masing-masing.
Sedangkan sisanya merumput di K League 2, satu di antaranya menjadi rekan Asnawi Mangkualam Bahar di Ansan Greeners, Go Iwase. Dua lainnya adalah Masatoshi Ishida (Daejeon Hana Citizen) dan Ryosuke Tamura (FC Anyang).
Sementara itu, pelatih Chung Jung-yong mengutarakan, penampilan Kobayashi tidak mengecewakan. Menurut Jung-yong, Kobayashi masih membutuhkan waktu untuk memperlihatkan performa terbaiknya.
“Yuki punya skill yang bagus. Dia menjadi kunci penghubung di lapangan tengah. Dia masih belum bugar, sehingga butuh waktu bermain lebih banyak. Saya harus mencari cara untuk membantu dia,” imbuh Jung-yong.

