Pelatih Vietnam Park Hang-seo optimistis tim besutannya bisa memuncaki klasemen akhir Grup B Piala AFF 2022 dengan mengalahkan Myanmar dalam laga pamungkas di Stadion My Dinh, Selasa (3/1) malam WIB.
Vietnam saat ini memimpin klasemen sementara dengan nilai tujuh. Raihan poin mereka sama dengan Singapura, namun unggul selisih gol. Singapura akan menjalani laga penentuan melawan Malaysia di Stadion National Bukit Jalil di saat bersamaan. Malaysia berada di peringkat ketiga dengan enam poin.
Situasi tersebut menguntungkan bagi Vietnam, karena Singapura dan Malaysia harus saling jegal untuk merebut tiket ke semi-final. Sementara Myanmar yang menjadi lawan Vietnam sudah tersingkir.
Jika Vietnam tampil menjadi juara grup, mereka akan menjalani leg pertama semi-final di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada 6 Januari, dan tiga hari kemudian menjamu lawannya.
Sementara laga semi-final lainnya akan digelar pada 7 Januari. Satu tempat di semi-final ini sudah ditempati Thailand yang menjuarai Grup A. The War Elephants kini menanti runner-up grup antara Vietnam, Singapura, dan Malaysia.
Hang-seo pun menyimpan keyakinan Vietnam akan memuncaki klasemen. Juru taktik asal Korea Selatan ini mulai mempertimbangkan untuk menurunkan pemain yang belum mendapat menit bermain mencukupi, sekaligus menyimpan pilar agar bugar di semi-final.
“Berdasarkan jadwal, tim (juara Grup B) akan memainkan leg pertama semi-final di luar kandang pada 6 Januari, jadi kami harus berangkat pada 4 Januari,” ujar Hang-seo dikutip laman resmi federasi sepakbola Vietnam (VFF).
“Tentu saja saya harus bisa membagi tim saya, dan tenaga mereka untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya. Karena itu, kami bergantung kepada pertandingan hari ini (kemarin di Grup A) untuk membuat skenario berbeda.”
Kendati demikian, Hang-seo menampik anggapan di dalam skuad besutannya ada pemain pilar dan lapis kedua. Menurut Hang-seo, 23 pemain yang dimiliki Vietnam mempunyai kualitas setara.
“Orang selalu membedakan antara skuad utama atau lapis kedua. Setiap membangun tim, saya mempunyai dua orang untuk setiap posisi. Selama lima tahun terakhir, saya berusaha memperkecil jarak antarpemain, dan sekarang jarak ini sudah tidak ada,” tegas Hang-seo.
