CEO Bali United Yabes Tanuri membantah pernyataan calon pemilik klub Divisi Championship Inggris Derby County, Erik Alonso, yang menyebutkan dirinya merupakan bagian dari pengelola Serdadu Tridatu.
Dalam wawancaranya dengan El Confidencial, Alonso mengaku menjadi bagian dari pengelola Bali United. Pria berusia 29 tahun ini juga menyatakan namanya memang tidak ada di dalam laman resmi klub, karena tidak ingin terkendala dengan birokrasi usaha di Indonesia.
Yabes menyatakan, Alonso tidak pernah menjadi bagian dari Bali United. Yabes merujuk kepada keikutsertaan klub di bursa efek Indonesia (BEI). Berdasarkan persyaratan melantai di bursa efek, setiap perusahaan mempunyai kewajiban merinci jajaran komisaris, direktur independen, komite audit maupun sekretaris perusahaan.
“Tidak benar bahwa Erik Alonso merupakan owner dari Bali United. Kami perusahaan terbuka yang susunan saham pengendali bisa dilihat secara langsung di IDX (BEI),” tegas Yabes kepada jurnalis Goal Indonesia Alvino Hanafi.
Selain itu, Alonso menyatakan dirinya bergerak di bisnis agen pemain di Indonesia, serta memiliki beberapa usaha seperti tambang batu bara dan perhotelan. Yabes mengatakan, ia belum pernah menjalin ikatan bisnis dengan Alonso.
Walau begitu, lanjut Yabes, Alonso pernah mendekati Bali United untuk menjalin kerja sama, baik di akademi maupun pemasaran klub. Hanya saja, ajakan kerja sama itu tidak pernah ada kelanjutan.
“[Alonso] Tidak pernah menawarkan pemain. [Kalau] Pebisnis juga saya tidak tahu. Dia pernah menawarkan dengan membawa nama Real Madrid untuk jadi partner di academy, tapi tidak ada informasi lebih lanjut,” beber Yabes.
“Dia pernah menawarkan untuk kerja sama marketing, tapi tidak pernah jadi, karena bentuk dari presentasinya menurut kami tidak baik. Bahkan masih ada tulisan nama restoran, bukan nama bali united. Jadi, kita enggak ada kelanjutan lagi.”
Ini menjadi kali kedua Alonso membawa nama Bali United di setiap bisnisnya yang terkait sepakbola. Saat ingin membeli Sheffield Wednesday tahun lalu, ia juga menyinggung nama Bali United. Yabes sempat membantah pernyataan Alonso tersebut.
Kala itu Alonso mengaku merupakan penasihat pemilik Sheffield, Dejphon Chansiri. Bukan itu saja, Alonso pun menjanjikan bakal mendatangkan sponsor ke klub sebagai upaya dalam mengakuisi klub. Namun setelah lebih dari satu tahun, dia tidak pernah mendatangkan sponsor.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!




