Xherdan Shaqiri Liverpool 2019-20Getty

Xherdan Shaqiri Beri Sinyal Gabung Ke Lazio

Winger Liverpool Xherdan Shaqiri memberi sinyal dirinya bakal bergabung ke klub Serie A Italia, Lazio, pada bursa transfer musim panas ini, dan menyebut banyak pemain ingin merumput di kompetisi Negeri Pizza itu.

Shaqiri menjalankan musim tidak menyenangkan sejak dilepas Stoke City ke Liverpool pada 2018. Selama tiga musim di Anfield, Shaqiri hanya bermain di 63 pertandingan.

Pemain asal Swiss ini sudah berbicara dengan Liverpool mengenai keinginannya meninggalkan Anfiled. Manajemen The Reds pun memberikan lampu hijau kepada Shaqiri untuk hengkang pada bursa transfer musim panas ini.

Setidaknya ada dua klub Italia yang menaruh minat kepada Shaqiri, yakni Lazio dan Napolo. Namun mereka bakal mendapat saingan, mengingat dua wakil La Liga Spanyol Sevilla dan Villarreal juga disebut berminat merekrut sang pemain.

Kendati demikian, Shaqiri memberi sinyal ingin bermain di Italia. Menurut pemain berusia 29 tahun tersebut, persepakbolaan Italia telah mengalami perkembangan pesat, sehingga membuat banyak pemain tertarik merumput di sana.

“Saya kira ini bukan hanya opini saya saja yang menyebutkan sepakbola Italia telah berkembang secara substansial dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Shaqiri dikutip laman Corriere dello Sport.

“Keberhasilan menjadi juara Piala Eropa telah membukti itu, hasil yang pantas [buat mereka]. Lihat saja, berapa banyak pemain dari Liga Primer [Inggris] pindah ke Serie A.”

Shaqiri pun memberi pujian kepada pelatih Lazio Maurizio Sarri dan direktur olahraga klub Igli Tare. Pemain kelahiran Gjilan itu mengatakan, gaya permainan Sarri yang diterapkan di Lazio cocok dengan dirinya.

“Igli Tare telah berkeja dengan sangat baik di Lazio selama beberapa tahun. Jika memang benar dia menaruh respek kepada saya, maka saya merasa tersanjung,” ucap Shaqiri.

“Saya sudah mengikuti perkembangan Lazio sejak lama, mereka tim papan atas. Secara keseluruhan, terkait dengan karakteristik [tim], saya suka dengan permainan sepakbola menyerang, dan Sarri memperlihatkan itu. Ini akan menarik.”

Hanya saja, Shaqiri pernah menjalani musim tidak menyenangkan ketika merumput di Italia. Ia pernah memperkuat Inter Milan antara Januari dan Agustus 2015. Shaqiri kala itu tampil di 15 pertandingan.

“Di sepakbola, terkadang Anda mengalami berada di suatu tempat di waktu yang salah. Saya tidak menyesalinya. Setiap pengalaman membuat Anda lebih baik di dalam kehidupan,” imbuh Shaqiri.

Iklan
0