Barcelona tidak kehilangan akal dalam upaya mereka mendaftarkan Gavi sebagai bagian skuad Blaugrana menjelang ditutupnya bursa transfer musim dingin. Manajemen Barcelona menempuh jalur hukum untuk memuluskan langkah mereka.
La Liga sebelumnya telah menolak pendaftaran Gavi dan Ronald Araujo, karena pengeluaran Barcelona melebihi batas maksimum yang ditetapkan La Liga, yakni sebesar €400 juta sesuai aturan yang diberlakukan pada November lalu.
Hal itu disebabkan pembukuan Barcelona telah mendekati €600 juta. Situasi ini membuat klub harus menemukan cara untuk mengatasi kesenjangan €200 juta melalui pengurangan gaji, kesepakatan sponsor baru, dan penjualan pemain.
Laman La Vanguardia memberitakan, Barcelona yang telah mempertanyakan kekakuan La Liga tentang masalah khusus ini selama berbulan-bulan akhirnya memilih jalur ke Pengadilan Komersial Barcelona, Jumat (27/1), untuk menemukan celah hukum.
Departemen hukum Barcelona hari ini menyatakan pengadilan telah memenuhi gugatan mereka, sehingga Gavi bisa didaftarkan menjelang akhir batas pendaftaran, Selasa (31/1) tengah malam waktu setempat.
“Keputusan pengadilan komersial Barcelona nomor 12 mewajibkan La Liga untuk menerima pendaftaran [Gavi], meski Javier Tebas (presiden La Liga) mengeluarkan keputusan sebaliknya. La Liga dapat mengajukan banding atas keputusan hakim,” demikian tulis La Vanguardia.
Mengambil jalur berbeda bukan pertama kali dilakukan Barcelona pada musim ini. Barcelona pernah mengajukan gugatan ke Pengadilan Penyelesaian Sengketa di Madrid agar Robert Lewandowski dibebaskan dari hukuman larangan bermain di tiga pertandingan setelah menerima kartu merah saat menang 2-1 atas Osasuna.
Sanksi itu membuat Lewandowski harus absen saat menghadapi Espanyol, Atletico Madrid, dan Real Betis. Namun pengadilan berpihak kepada Barcelona, sehingga Lewandowski bisa diimainkan yang membuat kubu Espanyol berang, dan menganggapnya tidak adil.
Sementara itu, keputusan pengadilan terhadap Gavi membuat Xavi lega. Pelatih Barcelona ini sekarang mempunyai opsi dalam skema permainan tim. Menurutnya, pihak manajemen telah bekerja keras untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“Berbicara soal hukum, saya agak malas. Tapi senang, dan sangat senang. Berita bagus, dan itu prioritas,” ujar Xavi dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman AS.


