Striker Manchester United Wout Weghorst memasang target tidak ingin mengecewakan Erik ten Hag agar dirinya mendapat kontrak permanen dari Setan Merah pada bursa transfer musim panas nanti.
Weghorst didatangkan ke Old Trafford dari Burnley dengan status pinjaman untuk sisa musim ini. Ten Hag membutuhkan jasa Weghorst sebagai penyerang murni, karena Anthony Martial sedang dibekap cedera.
Pemain asal Belanda ini menyadari peluangnya untuk bermain di Liga Primer Inggris di masa mendatang masih abu-abu. Burnley belum tentu menggunakan jasanya bila mereka berhasil promosi ke Liga Primer. Sebelum bergabung dengan Man United, Weghorst sempat dipinjamkan ke klub Turki, Besiktas.
Di lain sisi, kans Weghorst bertahan di Old Trafford juga tidak besar, mengingat kesepakatan peminjaman tidak disertai opsi mempermanenkan kontrak. Apalagi Man United juga dikabarkan memburu bintang Tottenham Hotspur Harry Kane, dan ujung tombak Napoli Victor Osimhen.
“Situasinya memang dalam status pinjaman. Ini adalah klub besar, jadi saya akan mencoba melakukan segalanya semaksimal yang bisa saya lakukan. Jika berhasil, itu akan menjadi opsi yang bagus,” ujar Weghorst dikutip laman Manchester Evening News.
“Saya telah melihat selama hampir seminggu, seberapa besar klub ini dalam segala hal, baik fasilitas, klub, bahkan kualitas tim, cara kami bermain, ada banyak kualitas dalam segala hal.”
“Saya pikir minggu pertama berjalan dengan baik, dan semua terserah kepada saya untuk memberikan dan berkontribusi, serta membantu tim sebaik yang saya bisa. Saya cukup percaya diri saya dapat memainkan peran di dalamnya.”
Karena itu, selama Martial masih menjalani proses pemulihan cedera, Weghorst akan memanfaatkannya untuk mengubah pendirian Ten Hag, sehingga bisa mendapatkan penilaian positif pada akhir musim.
“Kami sedang mencari target man, dan itu adalah sesuatu yang dicari klub. Tentu saja hanya ada satu striker murni dengan adanya Martial. Klub ingin punya lebih dari satu pemain nomor sembilan,” kata Weghorst.
“Mereka hanya ingin menambah satu, dan kemudian terserah saya, dan mengambil peluang. Momennya ada, dan seperti yang saya katakan, itu hanya untuk menyampaikan, berkontribusi, dan membantu tim tentu saja juga dengan cara saya bermain, cara saya menekan.”


