Wonderkid Barcelona Gavi rupanya nyaris bergabung ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas lalu.
Gelandang asal Spanyol berusia 17 tahun itu mendapat kepercayaan tampil di tim senior Barcelona pada musim 2021/22 ini.
Gavi memainkan pertandingan resmi pertamanya di tim utama Barcelona ketika Azulgrana menang 2-1 atas Getafe, menggantikan Sergi Roberto pada menit ke-73.
Sejak itu, Gavi sudah 22 kali di berbagai ajang kompetisi untuk Barcelona, 16 di antaranya di La Liga Spanyol, dengan mencetak satu gol.
Gol perdana Gavi tercipta pada 18 Desember lalu, ketika Barcelona menang 3-2 atas Elche. Di pertandingan ini, ia juga membuat assist.
Sejarah mungkin akan sangat berbeda jika Gavi lebih memilih bergabung ke Real Madrid atau Atletico Madrid ketimbang Barcelona.
Pelatih pertama Gavi di Los Palacios, sebuah di kota Andalusia, di mana orang-orang Fabian Ruiz dan Jesus Navas dibentuk, menyebut bahwa Gavi hanya ingin bergabung ke Barcelona.
"Saya mengetahi bahwa [Real] Madrid dan Atletico menginginkan dia, tapi ketika pergi ke Barcelona, dia memberitahu orang tuanya: 'Ayah, pemain terbaik ada di sini dan saya ingin bermain di sini'," demikian ujar Manuel Vasco kepada Sport.
"Anak itu mengundang minat dari klub-klub besar sejak awal. [Real] Betis dan Sevilla adalah yang pertama tiba di sini karena kedekatannya."
"Barcelona mengontrak dia dalam turnamen yang berlangsung di Algarve, di mana dia terpilih sebagai pemain terbaik dan Barcelona membawanya."
"Tapi, sebelum itu saya pikir ia berada di Madrid bersama kedua tim, dan mereka memantau dia. Jelas bahwa, jika harus memilih di antara klub-klub besar, dia lebih menyukai Barcelona."
Meski masih sangat muda, Gavi sudah mendapat kepercayaan tampil di tim nasional Spanyol. Sejak dipanggul di tim senior pada 30 September lalu, ia kini sudah memiliki empat caps.
Ketika menjalani debutnya dalam kemenangan semi-final UEFA Nations League atas Italia pada 6 Oktober, Gavi menjadi pemain termuda yang memperkuat Spanyol di level senior.
