Witan Sulaeman - Indonesia AFF Cup 2020Getty Images

Witan Sulaeman Pertimbangkan Masa Depannya Di Lechia Gdansk

Sudah setengah musim pemain timnas Indonesia Witan Sulaeman membela Lechia Gdansk. Akan tetapi, sampai sekarang ia belum juga diberi kesempatan bermain di klub Polandia tersebut.

Padahal keputusan Witan bergabung dengan Lechia Gdansk karena butuh menit bermain yang lebih banyak. Mengingat, di klub sebelumnya FK Radnik Surdulica, ia lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan.

Selama ini, Witan menghabiskan waktu di Lechia Gdansk II. Keadaan tersebut yang membuat pesepakbola berumur 20 tahun itu mulai mempertimbangkan tetap bertahan atau pindah klub.

Hanya saja angkat kaki dari Lechia Gdansk bukan perkara mudah. Witan yang datang di klub tersebut pada 1 September 2021, terikat kontrak selama dua musim.

Tak ayal Witan harus menemukan klub baru yang mau menembus kontraknya di Lechia Gdansk. Bisa juga ia meminta dipinjamkan ke kesebelasan agar jam terbangnya meningkat.

"Untuk itu, saya sedang memikirkannya. Saat ini, saya diberikan libur sepekan untuk pulang ke rumah. Setelah itu, saya akan pikirkan lagi," ucap Witan.

Kendati demikian, Witan ogah menyerah begitu saja dengan situasi yang dialaminya. Ia menegaskan masih berupaya untuk menembus skuad utama Lechia Gdansk.

.

"Untuk saya pribadi, saya mau fokus ke Lechia Gdansk lebih dulu. Saya ingin mendapatkan menit bermain. Intinya saya mau bermain karena itu bagus untuk saya," ucapnya.

"Selama Piala AFF, saya tidak berkomunikasi dengan Lechia Gdansk. Semuanya lewat agen yang menghubungi ke saya atau kontak ke mereka," ia menambahkan.

Di sisi lain, Witan mendukung penuh pemain timnas Indonesia untuk berkarier ke luar negeri. Menurutnya, dengan mencoba peruntungan di luar Indonesia kemampuan bakal bertambah.

Tiga pemain timnas Indonesia yakni Pratama Arhan, Alfreanda Dewangga, dan Ricky Kambuaya, kabarnya dilirik klub luar negeri. Hal tersebut berkat penampilan impresif mereka di Piala AFF 2020.

"Itu baik buat mereka sehingga bisa melihat dan menambah banyak pengalaman dari sepakbola luar bagaimana, karena budaya sepakbola kita dan mereka berbeda. Kita sama-sama bisa belajar bagaimana melihat budaya sepakbola luar sehingga bisa mempelajarinya."

Iklan
0