Sejumlah klub Eropa dan tanah air disebut telah mendekati Witan Sulaeman. Hal ini disampaikan Deputi III bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta.
Memang sejak tahun lalu Witan sudah diincar para klub tersebut. Akan tetapi, pesepakbola asal Palu tersebut tak bisa menerima tawaran itu karena masih belum lulus dari SKO Ragunan.
Namun, tahun ini Witan sudah menyelesaikan pendidikannya. Makanya, ia diperbolehkan meneken kontrak profesional dengan klub-klub yang mau memakai jasanya.
"Sejak saya orbitkan Egy [Maulana Vikri], mereka berdua kompak banget. Jadi, keinginan Witan ke sana [Eropa] tinggi sekali. Cuma saya setop karena usianya beda," kata Isnanta.
"Saya minta dia [Witan] menunggu dan sekarang sudah selesai sekolah jadi saya perlu mengonfirmasi lagi klub-klub yang sempat minat kepadanya," tambahnya.




Egy merupakan senior Witan di SKO Ragunan. Pemain berdarah Medan tersebut sudah bermain dengan klub Polandia Lechia Gdanks, sejak tahun lalu.
"Yang melamar banyak, dua sampai tiga klub Eropa. Tapi, dalam negeri juga ada, Persija Jakarta dan [Persebaya] Surabaya," ucapnya.
Ketika dikonfirmasi tentang ini, Witan memilih menyimpan rapat. "Soal ini nanti saja, kalau sudah resmi baru saya beri tahu," ucap Witan, singkat.

