Duel kontra Arema FC kemungkinan sebagai laga debut Witan Sulaeman berseragam Persija Jakarta. Pelatih Singo Edan I Putu Gede meyakini pemain anyar tersebut bukan ancaman serius dalam pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (12/2).
Keyakinan Putu tersebut karena Witan belum lama bergabung dengan Persija. Makanya, mantan pilar PSIM Yogyakarta itu masih butuh waktu untuk beradaptasi.
Witan direkrut Persija pada penutupan transfer paruh musim ini. Eks timnas Indonesia U-19 tersebut didatangkan dari AS Trencin dengan meneken durasi kontrak selama 3,5 tahun.
"Witan enggak mudah juga karena baru beberapa hari gabung karena memang tak banyak pemain baru datang bisa langsung nyetel. Tapi Persija Punya taktikal yang berbeda," kata Putu.
Di sisi lain, Putu menyatakan tidak mudah untuk Arema FC mengalahkan Persija. Ia menyebut Macan Kemayoran punya permainan yang oke dan satu di antara calon juara Liga 1 2022/23.
Hanya saja, Putu menegaskan Arema FC tidak mau pulang dengan tangan hampa. Ia menyebut anak asuhnya bakal berusaha keras untuk memetik poin dalam pertandingan tersebut.
"Kami tahu Persija bagus main di kandang, apalagi dengan skema Thomas Doll, ini tim yang pantas kandidat juara, bersama Persib [Bandung] dan PSM [Makassar], tapi dalam satu tim pasti ada kelemahan, ini coba kami manfaatkan," ujarnya.
Kini Persija menempati posisi ketiga klasemen dengan raihan 44 poin. Bila bisa mengalahkan Arema FC, klub asal ibu kota tersebut bisa naik ke puncak karena unggul head to head dari PSM yang mengoleksi 47 angka.




