Keinginan Witan Sulaeman, bermain di Eropa akan segera terwujud. Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, mengatakan bintang timnas Indonesia U-19 bakal memulai petualangannya di Benua Biru pada tahun depan.
Menurut Isnanta, sudah ada beberapa tim dari Eropa dan Asia yang ingin memboyong Witan. Hanya saja ia tak mau melepasnya sampai pesepakbola berusia 17 tahun tersebut lulus dari Sekolah Khusus Olahraga Ragunan (SKO).
Keputusan tersebut karena Isnanta enggan pendidikan Witan yang sudah memasuki masa akhir jadi terganggu. Saat ini pria kelahiran Palu itu masih berstatus siswa kelas 3 SKO Ragunan.
"Sejak tahun lalu sudah banyak lamaran-lamaran ke sana. Negara mana? Tidak bisa disebutkan takut berubah. Saya tidak mau bicara," kata Isnanta.
"Semuanya baru lewat komunikasi non-formal. Dari Asia juga ada. Lebih banyak agen-agen yang menawarkan dua-tiga negara. Jadi saya tidak bisa berbicara yang mana yang dipilih. Saya juga belum bisa mengatakan sesuatu yang final," tambahnya.
Lebih lanjut Isnanta, menginginkan Witan langsung diberi kontrak profesional dengan klub Eropa yang dipilihnya nanti. Hal ini seperti Egy Maulana Vikri yang telah bergabung dengan klub asal Polandia, Lechia Gdansk.
Egy merupakan senior Witan di SKO Ragunan. Mereka berdua sudah berteman akrab sejak dipertemukan pada seleksi timnas Indonesia U-16 tiga tahun lalu.
"Kami berharap klub yang dipilih, yang tidak trial. Memang ada yang menawari yang model trial tapi kami maunya yang seperti Egy dapatkan," ucapnya.

