Winger Kedah Darul Aman FC, Mahmoud Al-Mardi, meyakini klub Malaysia Super League (MSL) itu akan meraih kesuksesan di fase grup Piala AFC 2022 yang mulai bergulir akhir pekan ini.
Al-Mardi didatangkan ke Kedah untuk menggantikan Jang Suk-won yang menderita cedera berkepanjangan, sehingga dilepas oleh klub. Kedah akan mengandalkan Al-Mardi sebagai pemberi umpan matang untuk ujung tombak Ronald Ngah.
Pria berusia 29 tahun ini dikenal sebagai pemain dengan kecepatan bagus, dan memiliki kemampuan menggiring bola yang baik. Al-Mardi merupakan salah satu pemain inti Yordania ketika mengalahkan timnas Indonesia 1-0 di babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023.
Piala AFC bukan turnamen asing lagi bagi Al-MArdi. Sebab, ia menjadi salah satu penentu kemenangan klub Bahrain Al-Muharraq atas wakil Uzbekistan, Nasaf, di final Piala AFC 2021. Kala itu, Al-Mardi menyumbangkan gol pembuka ketika menundukkan Nasaf 3-0.
Tak heran bila pelatih Aidil Sharin kepincut dengan performanya. Aidil berharap kehadiran Al-Mahdi bisa menambah daya dobrak tim, terutama ketika menjalani laga perdana melawan Bali United, Jumat (24/6), di Stadion Dipta Gianyar.
Al-Mahdi menegaskan dirinya siap membantu Kedah meraih hasil bagus selama di Bali. Selain Bali United, Kedah juga akan menghadapi wakil Filipina Kaya FC-Iloilo dan klub Kamboja Visakha FC.
“Saya telah merasakan kesuksesan dengan mantan klub saya di Piala AFC, dan perasaan itu luar biasa. Akan lebih luar biasa melakukannya dengan tim baru,” kata Al-Mardi dikutip laman The Star.
“Agen saya telah memberi tahu banyak tentang kesuksesan Kedah, dan sejarah mereka. Dari apa yang saya kumpulkan, mereka adalah tim yang kuat. Pelatih Aidil adalah alasan mengapa saya bergabung dengan mereka. Dia memberi tahu saya tentang rencana dan aspirasinya menantang tim-tim top di wilayah ini.”
“Gaya sepak bola saya dapat segera Anda lihat di lapangan. Tetapi saya dapat memberi tahu Anda sekarang, saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu Kedah melangkah jauh di Piala AFC dan Liga Super.”


