Winger Manchester United Facundo Pellistri dites positif Covid-19 sehingga ia tidak bisa menjalani debut seniornya di pertandingan lawan Watford, Sabtu (9/1).
Pellistri, yang bergabung ke Old Trafford pada musim panas lalu, tidak menunjukkan gejala tapi hasil tesnya positif, demikian konfirmasi agennya. Pemain berusia 19 tahun itu kini harus mengikuti Pedoman Pemerintah dan menjalani isolasi selama sepuluh hari.
"Saya pikir kami telah melakukan dengan baik untuk mengikuti protokol seperti yang kami miliki. Kami memiliki kasus yang aneh dan Facundo Pellistri mendapat hasil positif, jadi dia menginformasikan itu di Twitter. Kami biasanya tidak mengomentari siapa mereka, tapi Facundo baik-baik saja dan semoga dia bisa segera kembali bersama kami," ujar manajer Ole Gunnar Solskjaer dalam sebuah konferensi pers jelang pertandingan.
"Ia bersama tim reserve serta U-23, dan dia tidak benar-benar berada di grup kami selama Natal. Selain itu, kami memiliki skuad yang lengkap dan fit."
Sebuah pernyataan dari agen Pellistri di media sosial juga mengonfirmasi kabar tersebut.
"Ia melakukan karantina yang sesuai di rumah, tanpa gejala, dan memathui perawatan fisik yang ditunjukkan yang klubnya. Kami menghargai pesan yang diterima dalam beberapa jam terakhir. Ia akan segera berlatih lagi dengan rekan-rekan satu timnya," demikian ujar agen sang pemain.
Seluruh skuad dan staf United menjalani tes dua kali sepekan, dan Liga Primer Inggris mengungkapkan jumlah tes positif tertinggi pada awal pekan ini. Tiga pertandingan ditunda karena adanya virus corona dalam beberapa pekan terakhir.
Pihak United yakin Pellistri merupakan satu-satunya pemain yang terjangkit cirus dan pertandingan lawan Watford tidak dalam bahaya meski hasil tesnya positif.
Solskjaer berharap sepakbola tetap berlanjut selama periode lockdown saat ini.
"Yang pertama-tama, Anda khawatir tentang apa yang terjadi di masyarakat dan negara, ini adalah hal yang besar," ujar Solskjaer lagi.
"Saya secara pribadi merasa aman dalam gelembung kami. Saya pikir kami telah mengambil semua langkah yang kami miliki untuk mengikuti protokol dan pedoman. Klub ini bagus, para pemain telah mengikuti sebagus yang bisa dilakukan."
"Apa yang terjadi di luar di klub-klub yang berbeda dan di masyarakat adalah menakutkan, dan kami memiliki tanggung jawab serta kewajiban untuk terhindar dan tetap berada di dalam gelembung."
"Saya berharap kami bisa terus bermain karena ini berdampak positif bagi semua orang. Bahkan, saya merasakannya di rumah. Saya pikir ketika Anda tidak memiliki pertandingan, Anda berharap menontonnya di televisi dan kesehatan mental sepakbola telah menjadi positif."


