Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Willem II Imago

Diterjemahkan oleh

Willem II melaju ke final babak play-off berkat kesalahan fatal kiper

Pada Sabtu malam, di Stadion Koning Willem II yang penuh semarak dan terjual habis, Willem II berhasil lolos ke final babak play-off promosi/degradasi. Tim asal Tilburg ini menang 2-0 berkat kesalahan fatal yang dilakukan kiper Almere City, Tristan Kuijsten (yang dimanfaatkan oleh Uriël van Aalst), serta gol fantastis dari Amine Et Taibi. Setelah kemenangan 0-1 sebelumnya di Almere, Willem II kini menanti pertandingan penentuan melawan Telstar atau FC Volendam.

Almere City memulai pertandingan leg kedua dengan penuh keyakinan dan langsung menekan Willem II. Hanya dalam dua menit, tekanan yang gencar nyaris menghasilkan peluang besar bagi Ferdi Druijf, namun Marley Dors gagal mengoper bola dengan baik ke arah penyerang tersebut. Willem II kemudian mundur jauh ke belakang, persis seperti pada pertandingan leg pertama.

Tim tamu mendapat beberapa peluang di fase awal. Pertama, Besselink dari Willem II melepaskan tembakan melebar setelah Almere kehilangan bola secara ceroboh, kemudian Uriël van Aalst nyaris mencetak gol dari jarak dekat. Di sisi lain, Marley Dors sejenak tampak mencetak gol pembuka, namun golnya dianulir karena offside.

Willem II juga tetap berbahaya dalam serangan balik. Devin Haen nyaris memanfaatkan kesalahan kapten Almere, James Lawrence, namun upayanya digagalkan oleh kiper Kuijsten. Tak lama setelah itu, terjadi perdebatan saat Nick Dodeman dijatuhkan di posisi yang menjanjikan, namun wasit tidak mengambil tindakan karena terbukti ada offside.

Setelah fase pembukaan yang spektakuler, tempo permainan sedikit melambat, meski Almere City tetap menjadi tim yang paling berbahaya. Willem II kesulitan bermain di bawah tekanan dan sering melihat tim tamu mengancam di sekitar kotak penalti. Namun, peluang besar tetap tidak tercipta karena umpan akhir Almere selalu kurang akurat.

Tak lama setelah babak kedua dimulai, Willem II kembali lolos dari kebobolan. Emmanuel Poku menuntut tendangan penalti setelah tendangannya diblok, tetapi wasit tidak mengabulkannya. Tak lama kemudian, Willem II tiba-tiba nyaris unggul ketika Stam membentur tiang gawang setelah melakukan serangan balik cepat.

Pertandingan akhirnya berbalik sepenuhnya pada menit ke-60. Situasi yang tampaknya tidak berbahaya berubah menjadi mimpi buruk bagi kiper Almere, Kuijsten, yang keluar jauh dari gawangnya dan mengontrol bola dengan dramatis. Uriël van Aalst memanfaatkannya dengan optimal, merebut bola, dan dengan tenang mencetak gol 1-0 dari sudut yang sulit.

Tim tamu terus berjuang untuk peluang terakhir mereka. Druijf mendapat peluang besar sepuluh menit sebelum waktu habis setelah umpan silang keras dan rendah, tetapi secara ajaib gagal memasukkan bola. Tak lama setelah itu, Almere benar-benar hancur: pemain pengganti Milan de Haan mendapat kartu merah langsung hanya 86 detik setelah masuk lapangan akibat tekel keras terhadap Calvin Twigt.

Willem II langsung memanfaatkan kekacauan tersebut. Pemain pengganti Amine Et-Taibi menggantikan Twigt yang cedera dan langsung merayakan debutnya dengan gol yang indah. Gelandang tersebut menerima umpan silang sempurna dengan satu sentuhan dan melesakkan gol menjadi 2-0.


Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google