Willem II akan berlaga di Vriendenloterij Eredivisie musim depan. Tim asuhan John Stegeman menang 1-2 atas FC Volendam pada Sabtu lalu di final babak play-off promosi dan degradasi, dan kemudian unggul dalam adu penalti setelah perpanjangan waktu tidak menghasilkan pemenang. Dengan demikian, Volendam terdegradasi ke Keuken Kampioen Divisie, meskipun mereka meraih kemenangan 1-2 pada Rabu lalu.
Tim asal Tilburg ini memulai pertandingan dengan gemilang di Kras Stadion. Siegert Baartmans mencetak gol dari jarak dekat, setelah menerima umpan terukur dari Mounir El Allouchi. Devin Haen kembali mencetak gol untuk Willem II beberapa menit kemudian, namun gol tersebut dianulir karena offside. Bagaimanapun, hal itu menjadi peringatan bagi Volendam yang tampak gugup.
Kekhawatiran Volendam semakin besar ketika Finn Stam merebut bola dari Gibson Yah dan mencetak gol ke pojok kanan bawah. Yah mengeluh bahwa wajahnya terkena pukulan dari Stam, namun gol tersebut tidak dianulir oleh wasit. Yah yang kecewa langsung digantikan oleh Dave Kwakman.
Pada jeda minum setelah 25 menit pertandingan, pemain cadangan yang akan pensiun, Robert Mühren, marah kepada rekan-rekannya atas awal dramatis dari pertandingan yang sangat penting ini. Setelah pertandingan dilanjutkan, Juninho Bacuna melihat tendangannya ditepis oleh Thomas Didillon-Hödl. Volendam menjadi sedikit lebih berbahaya di bagian akhir babak pertama.
Harapan kembali muncul di kalangan pemain dan penggemar Volendam ketika Yannick Leliendal mencetak gol ke sudut kiri bawah dari jarak jauh. Pukulan telak bagi Willem II, yang mempertahankan keunggulan 1-2 hingga peluit babak pertama berbunyi. Babak kedua di desa nelayan ini tampaknya akan berlangsung menegangkan.
Mühren menggantikan Anthony Descotte, sebagai upaya Rick Kruys untuk mengejar ketertinggalan. Babak kedua jauh lebih kurang menarik, dan kedua tim hanya mampu menciptakan sedikit ancaman. Perpanjangan waktu tampaknya akan terjadi di Volendam, di mana para pendukung finalis tetap mendukung tim mereka. Sementara itu, Mühren membentur tiang gawang dari jarak dekat, setelah menerima umpan terobosan cerdas dari Henk Veerman.
Keputusan tidak tercipta dalam waktu normal, sehingga perpanjangan waktu menjadi tak terhindarkan. Dalam perpanjangan waktu itu, justru Mühren yang mencetak gol 2-2 dari jarak dekat. Namun, gol tersebut dianulir karena pelanggaran yang dilakukan Leliendal sesaat sebelumnya, yang bahkan berujung pada kartu kuning. Tidak ada pemenang dalam 30 menit tambahan waktu, dan adu penalti pun berlangsung di Volendam yang panas.
Dalam adu penalti, Nordin Bukala gagal mencetak gol untuk Volendam, sementara Willem II tetap sempurna dalam semua percobaan. Dengan demikian, tim asal Tilburg ini akan kembali bermain di level tertinggi musim depan. Tim tuan rumah turun ke Divisi Keuken Kampioen.
