Bintang Crystal Palace, Wilfried Zaha, kembali menegaskan hasratnya untuk meninggalkan klub berjulukan The Eagles tersebut.
Zaha merupakan jebolan akademi Palace. Pemain asal Pantai Gading itu sempat dilabeli wonderkid hingga didatangkan Manchester United pada musim 2013/14. Tapi, gagal.
Winger berusia 28 tahun itu akhirnya dikirim United kembali ke Palace sejak musim 2014/15. Kala itu, ia berstatus sebagai pemain pinjaman sebelum dipermanenkan enam bulan berselang.
Zaha menjelma sebagai pilar Palace. Sejumlah klub pun dikaitkan dengannya dalam dua musim terakhir. Arsenal menjadi yang paling santer.
Kebetulan, sang pemain juga tidak pernah menyembunyikan keinginannya untuk bermain di Liga Champions atau Liga Europa.




“Saya sudah berada di Palace sejak saya berusia delapan tahun," ucap Zaha kepada media asal Inggris, Financial Times, Kamis (18/2).
"Saya telah memberikan segalanya untuk klub ini. Saya sangat ambisius. Semua orang tahu itu," tutur pemain berdarah Inggris itu.
"Saya akan selalu memberikan 150% kepada Crystal Palace, tetapi saya akan selalu ambisius," kata dia.
"Jika ada peluang [pindah klub], saya akan mempertimbangkannya. Saya ingin bermain di level tertinggi dan memenangkan trofi untuk ditunjukkan kepada anak-anak saya,” pungkasnya.
Zaha kini tengah absen lantaran mengalami cedera paha pada laga kontra Newcastle United, awal Februari lalu. Tanpanya, Palace menelan dua kekalahan beruntun di Liga Primer Inggris tanpa mencetak sebiji gol pun.
Di papan klasemen sementara, Palace menempati urutan ke-14 dengan koleksi 29 poin. Skuad arahan Roy Hodgson sedang berkutat di ambang zona degradasi musim ini.
Sejak dua musim lalu, Zaha sudah meminta permohonan transfer kepada Palace. Tapi, pihak klub tetap kukuh ogah melepasnya.
Adapun kontrak Zaha di Palace masih tersisa hingga Juni 2023.
