Persib Bandung - WildansyahPandu Persada/GOAL

Wildansyah: Cristian Gonzales Harus Dihadapi Dengan Sabar


OLEH   DONNY AFRONI & PANDU PERSADA

Bek Persib Bandung Wildansyah mengaku punya kiat jitu untuk mematikan pergerakan striker Arema FC Cristian Gonzales ketika kedua tim saling berhadapan pada laga pembuka Liga 1 2017, Sabtu (15/4).

Wildansyah mengakui Gonzales masih menjadi striker terbaik di Indonesia. Kendati tidak banyak melakukan pergerakan, akurasi tendangan penyerang veteran itu sangat bagus. Wildansyah pun menegaskan siap mematikan Gonzales bila mendapat kepercayaan dari pelatih.

SIMAK JUGA: Cole Berpeluang Debut Kontra Arema

“Dia enggak banyak lari, tapi sangat mematikan jika menguasai bola. Saya tidak takut berduel dengan Gonzales, dan akan mematikan dia. Menghadapi pemain seperti dia harus sabar, tenang, dan fokus,” ucap Wildansyah.

Sedangkan gelandang Kim Jeffrey Kurniawan tidak mempermasalahkan Persib bakal menjalani rangkaian laga maut di awal Liga 1. Pemain naturalisasi ini pun menargetkan meraih 15 poin.

SIMAK JUGA: Persib Hentikan Perburuan Pemain Muda

“Saya tidak takut menghadapi siapa pun. Pelatih menargetkan 11 poin di lima pertandingan pertama, kalau saya menginginkan kami mendapat 15 poin. Tapi sebelum itu, kami fokus menghadapi pertandingan terdekat melawan Arema,” ucap Kim.

Sementara itu, panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persib tidak pernah melarang Aremania datang ke Bandung. Hanya saja, panpel terkendala dengan kesediaan tiket untuk pendukung Arema tersebut.

“Bukan tidak boleh, tapi kapasitas stadion untuk bobotoh kan sudah penuh. Juga ada komunikasi katanya dengan CEO Arema, Aremania tidak akan hadir. Sebelum dilarang pun sebenarnya sudah seperti itu,” jelas general coordinator panpel Budhi Bram Rachman.

SIMAK JUGA: Djanur Sebut Lima Laga Awal Persib Berat

Sedangkan mengenai tiket, Bram belum bisa memastikan penjualan untuk tribun barat Stadion Gelora Bandung Lautan Api, karena Presiden RI Joko Widodo direncanakan hadir.

“Tiket masih belum final, karena skenarionya RI 1 akan membuka acara, jadi pasti ada tribun yang harus diblok untuk kepentingan undangan. Kami belum putuskan soal kemungkinan berapa tiket yang dicetak. Tapi, untuk tribun timur, utara dan selatan bisa dibuka. Mudah-mudahan dalam dua hari ini keputusannya sudah ada,” beber Bram. (gk-68)

Iklan