Gol cepat Sriwijaya FC dianggap menjadi penyebab awal kegagalan Bali United mendulang angka penuh, dan terpaksa menelan kekalahan 3-2 dari tuan rumah di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (6/10) malam WIB.
Bali United sudah tertinggal ketika laga baru berjalan satu menit lewat gol bunuh diri Novan Setya Sasongko. Pelatih Widodo Cahyono Putro mengakui gol tersebut memberikan pengaruh terhadap performa tim.
“Saya sebetulnya sudah mengantisipasi itu, karena kami main tandang, dan tuan rumah akan bermain menekan sejak awal. Tapi kelengahan di menit awal terjadi, sehingga terjadi gol. Saya sudah sering mengingatkan pemain agar fokus dan konsentrasi sejak menit awal,” ujar Widodo.
“Itu membuat ritme permainan mengalami perubahan. Apalagi setelah [Mahamadou] N'Diaye mendapat cedera, dan ditarik keluar [di pertengahan babak pertama], kami harus mengubah skema permainan.”
Kendati demikian, Widodo tetap memberikan apresiasi kepada pemain yang tidak menyerah begitu saja, kendati telah tertinggal tiga gol. Sayangnya, mereka gagal menyamakan kedudukan.
“Pertandingan ini berjalan menarik. Saya tetap apresiasi pemain yang berusaha mengejar ketertinggalan dari Sriwijaya FC. Mereka sudah bekerja keras, dan kami akhirnya hanya bisa mencetak dua gol,” imbuh Widodo.
Goal Indonesia