OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Satu keputusan besar akhirnya diambil manajemen West Bromwich Albion atas performa superburuknya musim ini. Melalui laman resminya, mereka mengumumkan Tony Pulis, dari jabatan manajer tim.
Pemecatan juru taktik yang dikenal dengan sepakbola pragmatisnya tersebut sejatinya tak mengejutkan. Musim ini West Brom terpuruk di zona degradasi, tepatnya peringkat 17 klasemen sementara Liga Primer Inggris karena baru mengoleksi sepuluh poin dari 12 laga.
Segalanya memuncak akhir pekan lalu, tatkala West Brom tak berdaya di markasnya, The Hawthorns, dengan dibantai telak empat gol tanpa balas oleh tamunya, Chelsea.
“Ini bukan keputusan yang mudah, tapi harus diambil demi kepentingan klub. Kami menuai hasil dan berada di posisi yang bagus secara bisnis musim lalu, tapi musim ini, kami sangat mengecewakan,” kata ketua klub, John Williams, di laman resmi klub.
“Kami ingin memberikan penghargaan atas kontribusi Tony dan kerja keras selama masa transisi untuk klub yang mencakup perubahan kepemilikan. Kami berharap dia meraih masa depan yang lebih baik," tutupnya.
Pulis pun jadi manajer kelima EPL yang dipecat pada musim ini. Sebelumnya Frank de Boer (Crystal Palace), Craig Shakespeare (Leicester City), Ronald Koeman (Everton) dan Slaven Bilic (West Ham United), menemui "ajalnya" terlebih dahulu.




