Frank Lampard enggan membandingkan Timo Werner dan perjuangan adaptasinya di Chelsea saat ini dengan sebelumnya yang pernah dialami oleh Fernando Torres.
The Blues memiliki kebiasaan berinvestasi besar-besaran pada talenta-talenta besar selama ini. Dulu, pada Januari 2011, Chelsea memboyong striker pemenang Piala Dunia 2010, Torres dari Liverpool dengan banderol mewah £50 juta.
Namun di Stamford Bridge sang penyerang Spanyol tidak menampilkan performa terbaiknya, hanya mencetak 45 gol dalam 172 penampilan, dan cedera juga berperan dalam menghambat perkembangan kariernya tidak seperti di Atletico Madrid atau Liverpool.
Lebih banyak eksperimen dilakukan untuk lini depan Cheslea sejak saat itu, dan yang teranyar adalah mendatangkan Werner juga dengan harga mahal pada musim panas kemarin.
Werner terlihat kurang percaya diri berkostum Chelsea sejauh ini, dengan baru sekali mencetak gol dalam 14 penampilan terakhirnya. Tak ayal, banyak pihak yang mulai membandingkannya dengan kisah Torres.
Lampard dengan tegas menolak perbandingan tersebut, mengatakan kepada awak media jelang versus Leicester City, Selasa (20/1) dini hari WIB: "Saya tidak ingin membandingkannya dengan siapa pun. Kisah setiap orang berbeda. Fernando Torres mengalami masa-masa sulit di sini dan memenangkan Liga Champions, jadi menurut saya tidak perlu terlalu membandingkan."
"Yang perlu kami lakukan di sini saat ini, Timo, saya sendiri, dan rekan-rekan setimnya adalah menciptakan lingkungan terbaik untuk mendapatkan yang terbaik dari Timo, yang berarti dirinya harus bekerja keras."
"Semua striker tahu - ketika Anda melihat peluang yang dilewatkannya, maka hanya ada pengulangan [usaha] di tempat latihan. Semua orang akan melalui saat-saat itu, entah Anda mengulanginya ribuan kali atau tidak, namun ketika Anda berada pada saat itu [melewatkan peluang] maka Anda harus mengulang dan terus berlatih."
"Ia juga membutuhkan dukungan di sekitarnya. Ia perlu terus menegakkan kepalanya dan fokus, tugas saya adalah mendapatkan dukungan di sekitarnya dan memberinya kepositifan serta kepercayaan diri."
"Timo Werner tidak secara kebetulan mencetak banyak gol dalam beberapa musim terakhir. Ia melakukannya karena memang berkat bakatnya yang luar biasa."
"Masa sulit baginya saat ini adalah periode kecil dalam apa yang saya yakini akan menjadi karier yang fantastis baginya untuk berkembang di Chelsea. Saya tidak meragukan itu. Saya harap orang-orang di sekitarnya juga bisa melihatnya seperti itu."


