Arsene Wenger masih bisa terus membanggakan rekor 'invincibles' yang ditorehkannya dalam buku sejarah Arsenal dan Liga Primer Inggris.
Wenger sukses membawa The Gunners menjadi juara Liga Primer musim 2003/04 tanpa sekali pun mengalami kekalahan dalam satu musim, satu-satunya manajer dan klub yang bisa melakukan hal tersebut.
Rekor itu sebenarnya berpeluang terpecahkan musim 2019/20 ini, dengan penampilan yang begitu dominan ditunjukkan oleh Liverpool era Jurgen Klopp. Namun, catatan tak terkalahkan Liverpool sejak awal musim harus kandas setelah kalah 3-0 dari Watford pada Februari lalu.
Menyikapi kegagalan Liverpool untuk menyamai rekornya bersama Arsenal, Wenger pun merasa lega.
"Ya, itu adalah bentuk kepuasan [untuk melihat Liverpool kalah]," kata juru taktik asal Prancis itu kepada beIN SPORTS.
"Kami selalu ingin menjadi satu-satunya yang mencapai prestasi tertentu. Mereka [Liverpool] benar-benar bisa terus melaju. Tapi [kekalahan lawan Watford] menjadi bukti bahwa sulit untuk mengulangi prestasi itu. Nah, pada hari itu, saya mendapat banyak ucapan dari suporter Arsenal."
Wenger memutuskan untuk menyudahi kiprah 22 tahunnya bersama Arsenal pada musim panas 2018 lalu dan menyatakan keengganannya untuk kembali ke Emirates Stadium dalam kapasitas apa pun.




