Wawancara Goal Vietnam: "Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Kami"

Komentar()
VFF
Kami bertanya kepada Goal Vietnam tentang kejutan yang diciptakan timnas negara mereka pada Piala Asia U-23 lalu.

Vietnam tampil memukau dengan menembus final Piala Asia U-23, akhir pekan lalu, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Uzbekistan melalui babak perpanjangan waktu.

Meski kalah, penampilan Vietnam menjadi sorotan publik sepakbola internasional. Tak terkecuali di kawasan Asia Tenggara. Semua negara di kawasan ini angkat topi atas keberhasilan Vietnam bergeliat di antara raksasa Asia. Sambil menyimpan rasa iri melihat masyarakat Vietnam memenuhi jalanan merayakan pencapaian tim muda mereka.

Kami meminta Chief Editor Goal Vietnam Erick Bhui untuk membeberkan kejutan yang diciptakan timnas negaranya itu.

Apakah skuat ini akan menjadi Generasi Emas Vietnam?

Masih terlalu dini untuk mengatakannya. Pencapaian baru-baru ini terjadi di tingkat usia muda. Lain cerita jika bermain di tingkat senior. Sisi positifnya, banyak potensi yang bisa digali dari para pemain U-23, beberapa memiliki kualitas yang tak dimiliki generasi pendahulunya. Namun, mereka tidak boleh terlena dalam prestasi ini dan harus terus berkembang.

Apa perubahan signifikan yang dilakukan Park Sung-heo saat bertugas menjadi pelatih? Seberapa besar pengaruhnya terhadap perubahan dalam tim?

Banyak suporter Vietnam berilusi kalau mereka memiliki para pemain flamboyan dan berharap timnas terus mendominasi lawan setiap kali bertanding. Para pelatih terdahulu berada di bawah tekanan untuk memberikan hasil bagus dengan sepakbola menyerang. Makin mencobanya, kelemahan makin terekspos. Akibatnya, hasil buruk harus diderita.

Park Hang-seo pelatih yang berani. Dia memakai pendekatan praktis, fokus pada sepakbola bertahan yang membatasi kelemahan. Dia tahu taktiknya akan dipertanyakan dan dikritik jika tidak mampu menuai hasil bagus. Namun, dia mempertahankannya. Pada akhirnya, filosofi itu dan pemilihan pemain yang tidak bias membuat perbedaan.

Faktor apa yang membuat Vietnam bangkit hanya dalam tujuh bulan setelah hasil mengecewakan di SEA Games?

Medali emas SEA Games adalah obsesi Vietnam. Tekanan sungguh besar pada tim, yang sebenarnya kekuatannya tidak jauh berbeda dengan skuat U-23 saat ini. Hasil imbang melawan Indonesia membuat mereka dalam situasi sulit. Kalah melawan Thailand pada laga terakhir akan mengakhiri harapan tim. Dengan tekanan sebesar itu, bermain dengan tim yang lebih percaya diri seperti Thailand terbukti terlalu berat bagi Vietnam.

Pada Piala Asia U-23, Vietnam bermain sebagai kuda hitam. Mereka bebas dari tekanan dan mampu tampil di taraf terbaik. Itu lah faktor terbesar yang membuat perbedaan.

Aspek apa yang perlu dibenahi dalam tim ini?

Kalau Vietnam ingin terus mengandalkan serangan balik, mereka membutuhkan penyerang yang lebih cepat dan tajam. Secara mengejutkan gol-gol mereka banyak lahir melalui set-piece. Untuk meraih hasil yang lebih baik, mereka membutuhkan penyerang yang bisa memanfaatkan peluang sekecil mungkin.

Sebutkan tiga pemain yang bakal menjadi andalan di level senior.

Luong Xuan Truong sudah menjadi anggota penting di timnas. Dia jantung lini tengah Vietnam. Dia masih bisa memperbaiki kemampuan bertahan serta kebugaran.

Nguyen Quang Hai bintang muda yang cemerlang. Masa depan tampaknya cerah bagi pemain sayap ini.

Doan Van Hau, yang berposisi sebagai bek kiri, adalah tipe pemain yang tidak pernah dimiliki Vietnam. Dia punya segalanya untuk menjadi yang terbaik. Kuat, cepat, solid dalam bertahan serta istimewa saat menyerang.

Apa kekuatan yang membuat Vietnam tampil dengan semangat juang tinggi menghadapi setiap lawan di Piala Asia U-23?

Kepercayaan diri. Hal paling penting yang ditanamkan Hang-seo adalah membuat tim mencicipi rasanya kemenangan. Kepercayaan diri kian lama kian kuat seiring keberhasilan mereka menciptakan kejutan. Tim selalu memulai pertandingan dengan keyakinan bahwa mereka mampu menang.

Apakah Vietnam mampu mengulangi sukses ini atau ini hanya kejutan semata?

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, kepercayaan diri menjadi kekuatan. Ini juga yang menjadi kemenangan terbesar Vietnam pada Piala Asia U-23. Kalau pemain mampu menjaga kepercayaan diri ini dan terus mengembangkan kemampuan, tidak ada yang tidak mungkin. Hal paling penting adalah mereka harus terus menjejak bumi, bekerja keras, dan terus mengejar kesuksesan.

 

Tutup