Marc Klok menjadi wajah baru yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah disumpah sebagai WNI pada bulan November ini. Sejak tiba di Indonesia pada 2017, cinta pemain asal Belanda ini kepada Indonesia terus berkembang.
Hal tersebut yang menjadi alasan kuat Klok mengubah status kewarganegaraannya, dan tentu punya tekad untuk bisa membawa timnas Indonesia menjadi juara. Goal Indonesia berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan gelandang milik Persija Jakarta itu.
Dapat dipahami bahwa Klok bukan hanya sekadar pesepakbola dan tak berpikir jarak pendek hingga berani menjadi WNI. Banyak rencana yang dimiliki eks PSM Makassar ini, hingga bagaimana dirinya mengubah kebiasaan makan menjadi vegetarian, setelah di Indonesia, dan menilai drama dalam sepakbola adalah bagian penting.
- Bagaimana rasanya tahun ini, dan perasaan ketika bangun tidur Anda sudah seutuhnya menjadi Warga Negara Indonesia?
Sangat senang. Musim ini, tidak mudah untuk semua yang mencintai sepakbola dan juga untuk saya, karena kita semua tidak bisa melakukan yang kita sukai, dan cintai. Akan tetapi, ada banyak hal positif bagi saya tahun ini salah satunya seperti dua hari lalu, akhirnya mendapat status Warga Negara Indonesia (WNI).
Saya senang tapi untuk sepakbola, untuk momen ini saya menulis pernyataan di laman resmi saya tentang bagaimana yang harus kita lakukan sekarang, dan bagaimana kita harus fokus di masa yang akan datang.
- Bahasa Indonesia bagus, jika ada toefl Bahasa Indonesia, berapa skor Anda? Siapa yang ajarkan Anda Bahasa Indonesia?
Saya harus banyak bicara Bahasa Indonesia. Mungkin ada beberapa momen yang di mana saya harus menggunakan sedikit bahasa Inggris, mungkin 80 persen.
- Bagaimana menyikapi hidup di tengah pandemi dengan tetap berpikir positif?
Saya lihat tahun ini seperti jalannya pertandingan selama 90 menit dengan extra time. Kita harus tetap fokus dan mau menang tahun ini. Tahu ini akan berakhir satu bulan lagi dan saya mau mengakhiri tahun ini dengan hal yang sangat bagus.
Saya orang yang selalu melihat sisi positif untuk berpikir. Tahun ini, saya lihat banyak hal positif untuk saya dan juga kehidupan. Saya sudah latihan banyak untuk saya sendiri, saya juga bisa melebarkan sayap selain sepakbola, punya bisnis, ada aktivitas sosial, saya mau memberi inspirasi pada banyak orang, 2020 sangat baik untuk saya.
Persija- Awal mula berpikir bisnis di luar sepakbola?
Dari kecil, saya sudah memiliki entrepreneurship. Setiap tahun, saya bisa belajar bisnis lebih bagus dan musim ini tidak ada sepakbola sehingga bisa belajar bisnis lebih serius dan lebih fokus. Saya tidak punya ambisi untuk menjadi pelatih setelah berhenti bermain sepakbola karena saya kurang menyenangi itu setelah berhenti bermain sepakbola.
Banyak pemain yang mau jadi pelatih, dan saya mengerti, tapi bagi saya itu bukan mimpi saya. Saya suka bisnis dan sekarang ada waktu untuk mengembangkan itu. Sepakbola di era modern ini, ada hal bagi pesepakbola yang harus melihat lebih jauh lagi dari sekadar pekerjaan. Ini karena, kita tahu sekarang ada momen sulit untuk semua di mana saat kita tidak bisa melakukan sepakbola, kita harus melakukan hal apapun. Kita harus berpikir lagi lebih bagus untuk karier kita.
- Apa bisnis pertama waktu kecil di Belanda?
Saat saya masih berusia sepuluh tahun saya sudah mulai berjual seperti headphone kepada teman-teman saya. Saya selalu berpikir untuk berbisnis di luar sekolah. Saya selalu berpikir di mana ada kesempatan, saya bisa belajar tentang entrepreneurship.
- Bukan hanya berpikir positif, tapi Klok juga bertindak positif dalam kegiatan sosial seperti @ProjectNasi, bisa diceritakan?
Bagi saya ini sebuah proyek nasional karena Indonesia sudah memberi banyak hal pada saya, dan saya ingin memberi kembali karena saya merasa punya tanggung jawab untuk orang lain, orang-orang yang sudah membantu saya.
Saya pikir saat ini, saya sudah punya status yang bagus di Indonesia untuk bantu orang lain. Proyek ini mulai di Bali dengan teman saya dari Australia. Saya ikut dengan dia untuk bantu proyek dan dia memasukan saya sebagai brand ambassador untuk membawa proyek ini lebih besar lagi. Saya juga coba mengajak pesepakbola lain untuk membantu, dan mendukung kami dengan memberi donasi.
MK
- Anda melakukan banyak hal untuk menjaga bentuk sebagai pesepakbola termasuk menjadi vegetarian, bagaimana tentang itu?
Ini untuk hidup saya, dan juga untuk olahraga. Saya pikir, sebenarnya lebih fit, tidak ada cedera. Ini untuk menjaga kualitas saya, untuk kebugaran saya sehingga harus konsisten. Sekarang saya sudah tiga tahun menjalani gaya hidup ini, dan kita harus menekuni ini untuk kehidupan, makanan, dan kesehatan. Istri saya menjadi inspirasi bagi saya untuk menjadi vegetarian saat 2017.
- Sempat menjadi perbincangan bagaimana asupan makan atlet Indonesia, apa Anda mengenal pesepakbola Indonesia yang bagus dalam menjaga makanan?
Saya tidak mau menanggapi hal negatif untuk atlet lain. Ini adalah edukasi yang harus diterapkan sejak kecil. Ini karena edukasi, bisa membuat kita bisa berpikir untuk berbuat baik dan lebih baik. Di Indonesia tidak ada edukasi yang baik di level akademi seperti di Eropa.
Di Eropa, kita diberitahu bagaimana tentang makanan yang bagus, tapi di sini kurang. Atlet harus tahu mana yang bagus, dan tidak. Saya pikir edukasi harus ditingkatkan sejak kecil karena jika kita punya edukasi yang baik, kita bisa memiliki solusi yang lebih baik lagi. Pola makan, pola tidur, disiplin adalah hal yang penting untuk karier yang lebih lama, dan berkualitas tinggi.
- Belakangan banyak pesepakbola asal Belanda di Indonesia dibanding dari negara-negara Eropa Barat lainnya, sebaik apa iklim sepakbola Indonesia untuk pemain Belanda?
Sebelumnya memang tidak banyak pemain asal Belanda tapi sekarang sudah banyak. Mungkin mereka melihat saya, [Wiljan] Pluim, dan yang lainnya bisa sukses di sini dan mereka ingin sama seperti kami sehingga mereka mau pergi ke Asia karena mereka pikir bisa punya karier yang bagus juga di sana.
Untuk kualitas dan mindset, di Belanda, kita punya edukasi terbaik dan mungkin ini bisa membantu proses adaptasi di sini. Akan tetapi, adaptasi di Asia termasuk Indonesia bagi saya tidak mudah karena banyak hal yang beda seperti lapangan, fasilitas, pola pikir, dan disiplin. Untuk Eropa, itu tidak mudah untuk beradaptasi di sini. Selain itu juga di sini cuaca panas.
Abi Yazid / Goal- Banyak muncul pemain keturunan Belanda yang mau seperti Marc Klok, menjadi WNI, bagaimana Anda melihat itu?
Saya dukung mereka jika mereka mau jadi WNI. Saya mau memberi inspirasi dan membantu mereka karena mereka mau datang ke Indonesia. Saya terbuka karena saya pikir mereka punya kualitas. Saya bisa bantu dengan inspirasi, masukan untuk adaptasi, saya selalu bisa untuk membantu.
- Kevin Diks mengaku pernah berkomunikasi dengan Anda soal Indonesia dan proses menjadi WNI..
Kevin banyak bertanya pada saya tentang bagaimana saya mengambil proses naturalisasi. Dia mau saya membantu, saya bisa beri banyak informasi tentang proses naturalisasi dan sepakbola Indonesia.
PRO SHOTS- Sejak berkarier di Indonesia, apa Anda pernah lelah dan berpikir 'terlalu banyak drama di sepakbola negara ini'?
Banyak drama karena atmosfer di sini tertinggi di dunia. Saya tidak tahu kalau ada negara lain yang punya atmosfer seperti di Indonesia. Akan tetapi, saya pikir drama juga punya hal positif karena jika drama tidak ada, tidak akan atmosfer juga. Saya pikir semua suporter sudah biasa akan hal itu. Drama itu bagus..
- Jika segalanya sudah kamu raih di sini, seperti gelar kompetisi domestik, apa Anda berpikir untuk mencoba kompetisi di negara lain?
Saya cinta Indonesia tapi untuk karier saya profesional. Saya selalu ingin menjadi atlet yang bisa meraih prestasi tertinggi. Mungkin, karena kita tidak bisa berkata tidak, saya boleh main di luar negeri karena kita tidak tahu situasi bagaimana di Indonesia. Saya atlet, saya selalu profesional dan selalu pikir untuk karier saya.
- Ada peluang untuk berkarier lagi Belanda?
(Belanda) Tidak ada dalam opsi. Ini bukan hal negatif karena dengan paspor Indonesia kemudian saya bisa berkarier di luar negeri kemudian berprestasi di sana, ini hal baik bagi Indonesia apalagi jika saya bisa main untuk tim nasional.
- Sebenarnya apa yang Anda pikir harus diperbaiki dari sepakbola Indonesia?
Edukasi sejak usia lima atau enam tahun. Kita harus memberi edukasi untuk makanan, untuk disiplin, untuk sepakbola secara umum, taktik, tenis, dan kehidupan. Hal-hal itu adalah hal penting untuk memberikan negara ini, sepakbola ini ke level yang tertinggi. Hal itu juga bisa memperbaiki negara ini karena mungkin juga di masa depan, kita bisa seperti Thailand, Jepang, atau Korea Selatan. Secara kualitas, di sini sudah ada. tapi kedisiplinan dan edukasi harus diperbaiki dari usia enam atau tujuh tahun.
- Kita mengenal Marc Klok sebagai pesepakbola, mulai berbisnis di berbagai bidang, merancang pakaian, bahkan sekarang sudah mulai menulis, apa kita akan melihat buku tentang Marc Klok di masa mendatang?
Boleh saja jika ada yang mau. Saya menulis karena saya ingin memberi inspirasi kepada orang lain. Ini karena karier saya tidak mudah untuk sampai ke titik sekarang. Saya punya banyak hal sukses tapi kesuksesan ini tidak diraih dengan mudah. Saya bekerja keras dan berpikir positif untuk suatu pencapaian. Sekarang, saya punya bisnis dan hobi dan saya menulis untuk membantu orang lain untuk belajar dari pencapaian saya.
MK- Buku apa yang kira-kira ditulis?
Dua buku, biografi dan tips sukses entrepreneurship.
- Bagaimana membayangkan Marc Klok sepuluh tahun yang akan datang?
Saya fokus untuk sekarang dan musim depan tapi setelah sepuluh tahun, sulit untuk dibicarakan sekarang. Saya hanya pikir bisa bantu atlet yang lain dengan latihan, hidup, makanan, dan gaya hidup, itu adalah semangat saya dan inspirasi saya. Saya tidak mau menjadi pelatih, tapi mau menjadi pelatih individual.
- Ada kabar bahagia dari Anda bulan ini bahwa akan menjadi ayah, apa sang anak akan menjadi WNI?
Akan lahir di Indonesia, dan mungkin punya warga negara Indonesia.
MK- Ketika awal tiba di Indonesia, siapa pesepakbola Indonesia pertama yang buat Anda terkesan?
M Rahmat [Bali United, dulu PSM Makassar] karena saya lihat saat pertama kali, dia punya kualitas baik. Saya tidak pernah terpikir sebelumnya ada orang Indonesia bisa bermain dengan kualitas baik dalam jumlah banyak akan tetapi setelah melihat Rahmat, saya terkesan dengan dia.
Abi Yazid / Goal- Bagaimana hubungan antar sesama pesepakbola asal Belanda?
Kita semua berasal dari Belanda tapi juga ada banyak rivalitas karena main di klub berbeda dan semua ingin menang, juga ingin menjadi yang terbaik. Akan tetapi saat libur, kami jadi lebih dekat. Sekarang mungkin saya lebih dekat dengan Irfan Bachdim karena dia juga tinggal di Bali dan juga Melvin Platje, kita latihan bersama di Bali. Sebelumnya tidak terlalu intim, tapi karena sekarang karena libur sehingga punya lebih banyak waktu, kami punya aktivitas bersama-sama.
- Timnas Indonesia pasti menjadi impian terbesar Anda, siapa kira-kira rekan duet yang Anda inginkan di timnas Indonesia?
Evan Dimas, karena sudah bersama dan punya koneksi di level klub sehingga bisa lebih mudah jika main bersama di tim nasional, tidak usah beradaptasi juga dan semoga juga dengan M Rahmat.
- 2020 mungkin menjadi tahun yang kurang bagus untuk kita semua, apa harapan Klok untuk tahun depan?
Semoga sepakbola kembali cepat, karena semua rindu itu untuk 2021. Semoga semua bisa sehat, semoga kita semua bisa sukses dengan timnas, dan semoga saya bisa masuk [timnas Indonesia] dan main. Semoga kita semua bisa sukses untuk negara ini. Atmosfer sepakbola harus kembali karena kita punya banyak drama. Untuk klub, saya ada target untuk juara untuk memberi kesuksesan pada suporter dan klub. Semoga semua bisa terwujud di tahun depan.
Goal Indonesia


