imago-sport-1080261312.jpgEibner

Diterjemahkan oleh

Wasit final Piala Dunia bicara untuk pertama kali: Saya tidak menyesal mengusir Enzo

Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, yang memimpin final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina, memecah keheningannya dan berbicara terus terang tentang pertandingan terpenting dalam kariernya, serta tentang momen yang paling banyak diperbincangkan dalam laga tersebut, yaitu percakapannya dengan Lionel Messi dan keputusan mengusir Enzo Fernandez.

Dalam wawancara dengan surat kabar Spanyol "Sport", di mana ia menilai penampilannya dalam final yang berlangsung selama 120 menit tanpa gol, Vincic menegaskan bahwa memimpin pertandingan tersebut tidaklah mudah, karena adanya kontras besar antara gaya kedua tim, di mana Spanyol berupaya menguasai bola, sementara Argentina berusaha mengganggu jalannya permainan.

Satu-satunya kartu merah dan Messi yang bersikap benar

Wasit asal Slovenia itu menilai bahwa keputusan terpentingnya dalam pertandingan adalah mengusir Enzo Fernandez dengan kartu kuning kedua, sebuah keputusan yang ia gambarkan sebagai keputusan yang benar dan tidak mendapat keberatan sama sekali, bahkan dari pihak Argentina.

Namun momen yang mencuri sorotan adalah percakapannya dengan kapten Argentina, Lionel Messi. Vincic menolak mengungkap detail dialog tersebut, tetapi ia dengan tegas membela sikap bintang Argentina itu.

Vincic berkata: "Percakapan saya dengan Messi? Saya biarkan itu tetap di lapangan, tetapi saya bisa katakan bahwa ia bersikap dengan semangat sportivitas yang tinggi dan bertindak dengan sangat benar," sebagai isyarat jelas bahwa Messi menerima keputusan-keputusannya dan tidak menekannya seperti yang dilakukan banyak orang dalam pertandingan semacam ini.

Ia menambahkan: "Ini adalah pertandingan final Piala Dunia. Mentalitas para pemain dan reaksi mereka berbeda, dan mengingat pentingnya pertandingan, Anda harus memahami segalanya. Kami tidak menjadi bahan pembicaraan setelah pertandingan, dan itu adalah bukti bahwa kami menjalankan tugas kami dengan baik. Saya rasa strategi perwasitan kami tepat."

Ia melanjutkan: "Tanggung jawabnya sangat besar ketika seluruh sejarah perwasitan Anda bergantung pada satu pertandingan. Saya tahu bahwa sebagian besar pekerjaan akan berfokus pada pengelolaan pertandingan, kapan menghentikannya dan kapan membiarkan permainan berlanjut."

Terkejut atas penunjukan dan masa lalu yang kelam

Vincic, yang mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan pada usia 46 tahun, mengakui bahwa ia tidak menyangka akan ditunjuk untuk memimpin final terbesar di dunia.

Ia berkata: "Pada awalnya saya merasa terkejut, tetapi setelah itu saya merasa bangga dengan tim kami yang akan mewakili Slovenia di panggung penting ini, dalam ajang olahraga terbesar di dunia."

Wasit asal Slovenia itu juga tidak mengabaikan masa lalunya yang kontroversial, ketika ia ditangkap di sebuah pondok di Bosnia dan Herzegovina bersama 25 orang lainnya dalam kasus yang terkait dengan prostitusi serta penyelundupan senjata dan narkoba.

Ia mengomentari peristiwa tersebut dengan berkata: "Saya tidak ada hubungannya dengan itu. Saya menerima undangan makan siang, dan ternyata itu adalah kesalahan terbesar yang pernah saya lakukan. Saya menyesalinya."

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google