LIPUTAN PANDU PERSADA DARI BANDUNG
Pelatih Mitra Kukar Yudi Suryata menilai keputusan wasit menjelang laga berakhir turut merusak permainan tim besutannya, sehingga dikalahkan Persib Bandung 3-1 di Stadion Si Jalak Harupat kemarin.
Mitra Kukar sempat mengimbangi permainan Persib hingga 90 menit. Namun gol Achmad Jufriyanto dan Raphael Maitimo di masa injury time membuat Mitra Kukar gagal mewujudkan ambisi mencuri poin di kandang lawan.
Yudi mengungkapkan, hal itu tak lepas dari keputusan wasit yang memberikan kartu kuning kepada Herwin Tri Saputro, karena dianggap masuk tanpa menunggu perintah sang pengadil lapangan saat menggantikan Saepulloh Maulana masih berada di dalam lapangan. Menurut Yudi, saat itu wasit sudah memerintahkan Herwin masuk.
“Hasil pertandingan sangat mengecewakan. Apalagi kami bisa menahan Persib sampai waktu normal kurang satu menit. Perlu mendapat catatan di gol kedua Persib. Bagaimana konsistensi wasit ini? Wasit sudah suruh pemain kami masuk, tapi ternyata pemain kami diberi kartu kuning. Itu jadi pertanyaan,” cetus Yudi.
“Jangan ada kejadian itu lagi, sehingga ada beban tersendiri bagi pemain. Pertandingan sisa satu menit malah menjadi kacau. Wasit perlu stamina prima tapi di sepuluh menit terakhir ada penurunan fokus dari wasit. Saya tidak menyalahkan wasit karena hasil ini.”
Sementara itu, kapten tim Bayu Pradana kecewa dengan kekalahan ini. Namun ia tak ingin penggawa Naga Mekes terlalu larut dalam kekecewaan. Pasalnya, Bayu masih bertekad untuk meraih hasil maksimal di dua laga tersisa.
Dua pertandingan sisa itu adalah menghadapi Bhayangkara FC di laga kandang pada 3 November, dan tandang menghadapi Persiba Balikpapan satu pekan kemudian.
“Dengan hasil ini, tentu hasil yang sangat tidak kita inginkan tapi lepas dari semua itu, kita ambil sisi positif, karena kami masih ada dua pertandingan. Kami akan evaluasi, dan berbenah untuk pertandingan selanjutnya,” tutupnya. (gk-68)
