PSIS Semarang hingga kini melaksanakan latihan tanpa diperkuat pemain asing. Padahal, empat pemain impor mereka dari musim lalu rencananya tetap dipertahankan untuk kompetisi musim 2021.
Dua di antara empat pemain asing PSIS buka suara terkait status mereka, yakni Flavio Beck Jr., dan striker Bruno Silva. Keduanya menyampaikan klarifikasi sekaligus keluh kesah terkait nasib mereka.
Flavio menuliskan via Instagram, pada 1 Juni, bahwa dirinya punya komitmen untuk siap kembali ke Mahesa Jenar. Namun, kini pemain yang pernah membela Borneo FC itu merasa digantung dan tidak dapat respek dari klub.
"Halo teman-teman.. Pertama-tama saya harus menjawab semua yang bertanya terkait masa depan saya di PSIS Semarang! Seperti yang kalian ketahui liga akan berjalan lagi dan saya sangat ingin bermain, saya ingin kembali," tulis Flavio.
"Saya bekerja keras selama ini! Tahun lalu saya menerima penawaran [kontrak] yang diberikan oleh klub tanpa mengajak saya diskusi terlebih dahulu! Tapi sekarang yang saya butuhkan adalah dihormati, bagaimana diri dan pekerjaan saya!"
"Hanya sekadar memberi tahu kalian jika misalnya saya tidak kembali [ke PSIS] itu bukan merupakan kesalahan saya! Karena semua ada batasnya dan setiap batas telah melewati akhir! Jika saya tidak kembali, itu bukan salah saya!" tegasnya.
Media Bhayangkara FCBruno Silva juga bersuara..
Beberapa hari sebelumnya, pernyataan yang serupa juga dituliskan Bruno Silva melalui Instagram pribadinya. Striker plontos yang jadi andalan PSIS sejak promosi ke Liga 1 itu merasa digantung oleh klub dan bingung harus bagaimana.
Dirinya merasa perlu menuliskan klarifikasi mengapai ia belum juga gabung dengan skuad yang saat ini sudah latihan, bahkan sempat tampil pada Piala Menpora 2021. Silva memastikan, dirinya tetap loyal terhadap PSIS, namun kini kesabarannya menemui batas.
"Halo semua, saya harap kalian semua dalam keadaan baik. Saya akan menjawab segala pertanyaan dengan merangkum beberapa hal. Saya tidak tahu lagi masa depan saya dengan klub. Saya butuh kerja, saya sangat Butuh!" tulis Bruno.
"Saya merasa telah dilupakan dan ditinggalkan, dan dikecilkan atas segala apa yang telah saya lakukan. Saya yakin bukan hanya saya, tapi semua pemain asing. Saya memberikan segalanya untuk kembali ke klub, saya masih menolak tawaran dari tempat lain, demi cinta dan respek saya kepada klub."
"Tapi, saya tidak tahu sampai kapan (semua ada batasnya). Saya telah menerima segala kesepakatan yang diajukan kepada saya meski saya tidak ingin.. Banyak hal yang disembunyikan dan terkadang saya lebih baik tenang supaya tidak menjadi perselisihan. Saya sedih terhadap situasi ini dan tanpa bisa memahaminya!"
Jawaban PSIS soal pemain asing..
Sebelum Kongres PSSI, 29 Mei, Yoyok Sukawi selaku CEO dari PSIS menjabarkan bahwa klub berusaha mengambil langkah tepat terkait persiapan. Itu sebabnya belum ada pemain asing yang datang ke latihan skuad arahan pelatih Dragan Djukanovic.
”Jujur, kami masih trauma dengan prank kompetisi tahun lalu,” ucap Yoyok dikutip Jawa Pos. ”Dan faktanya, sampai Jumat siang (28/5), izin dari kepolisian belum turun,” tambah pria yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.
”Nanti setelah kongres satu per satu akan datang. Beberapa dari mereka juga sebetulnya menyampaikan izin untuk datang sedikit terlambat. Nanti pemain lokal dulu semua, baru setelah itu pemain asing,” tutupnya.
Alvino Hanafi / Goal