Pelatih Swiss Vladimir Petkovic mengaku kecewa setelah timnya tersingkir di babak 16 besar Euro 2016 akibat kalah adu penalti di tangan Polandia di Saint-Etienne, Sabtu (25/6) malam WIB.
Polandia unggul lewat tembakan Jakub Blaszczykowski pada menit ke-39 dan tendangan menggunting Xherdan Shaqiri pada menit ke-82 membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan babak tambahan waktu. Setelah 30 menit berlalu, tetap tidak ada gol yang tercipta, akhirnya penentu kemenangan dilakukan lewat adu tos-tosan.
Ganit Xhaka, gelandang Swiss yang akan resmi bergabung ke Arsenal usai turnamen ini dengan harga £30 juta, merupakan satu-satunya pemain yang gagal dalam menendang penalti. Petkovic mengaku kecewa dengan kegagalan anak asuhnya itu, tapi menurutnya, kesalahan bukan hanya di tangan sang pemain.
"Saya sangat sedih untuk dia, tapi itu bukan hanya tentang dia. Mengecewakan karena pemain-pemain Swiss telah memberikan segalanya," ujar Petkovic dikutip Sky Sports.
"Kami tidak cukup tajam dan hasilnya adalah undian adu penalti. Jika Anda gagal satu saja, itu bisa menjadi krusial."
