Valentijn Driessen menonton wawancara Virgil van Dijk setelah pertandingan Piala Dunia antara Belanda dan Jepang (2-2) dengan rasa kesal. Hal itu ditunjukkan dengan jelas oleh jurnalis tersebut dalam sebuah liputan video dari De Telegraaf.
Driessen berpendapat bahwa para pemain timnas Belanda terutama dipengaruhi oleh pola pikir "kami versus mereka". Para pemain internasional ini terus-menerus menyatakan bahwa mereka tidak setuju dengan para kritikus di media.
Selain itu, jurnalis tersebut tampaknya berpendapat bahwa para pemain hanya mengiyakan apa yang dikatakan pelatih mereka. “Van Dijk juga menyangkal segalanya, dia benar-benar mengikuti jejak Koeman. Sepertinya mereka sempat berkumpul sebentar sebelum konferensi pers untuk membahas strategi.”
“Jika saya Virgil van Dijk, kapten dan pemimpin dari seluruh tim ini, saya akan terlebih dahulu mengevaluasi diri sendiri. Dia selalu menyalahkan orang lain, padahal dia sendiri juga tidak bisa lepas dari kesalahan pada gol terakhir Jepang,” kata Driessen.
Timnas Belanda harus bekerja keras, menurut Driessen. “Ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Bukan hanya untuk memenangkan hati publik Belanda, tetapi juga untuk melangkah jauh di turnamen ini.”
“Jika terus bermain seperti ini dan harus menghadapi negara-negara seperti Maroko, Brasil, Jerman, atau Amerika Serikat, maka tim ini akan kalah. Permainan harus jauh lebih baik daripada saat melawan Jepang,” tutup Driessen.
Di fase grup, Belanda masih akan memainkan dua pertandingan. Sabtu malam melawan Swedia dan kemudian Jumat malam melawan Tunisia.




