Erling Haaland Virgil van Dijk Manchester City Liverpool 2022-23Getty

Virgil Van Dijk: Erling Haaland Jadi Mimpi Buruk Buat Bek

Bek Liverpool Virgil van Dijk menyatakan tidak mudah menghentikan Erling Haaland kala The Reds bentrok dengan Manchester City pada lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan ini di Stadion Anfield.

Barisan belakang Liverpool sukses mematikan Haaland ketika mereka bertemu di Community Shield, sehingga memetik kemenangan 3-1 di Stadion King Power. Hanya saja, saat itu Haaland baru merasakan atmosfer persepakbolaan Inggris.

Kini Haaland datang ke Anfield dengan berstatus mesin gol Man City. Haaland telah melesakkan 20 gol dalam 12 pertandingan. Torehan itu sekaligus membuat penilaian miring terhadap Haaland termentahkan. Haaland tak dimainkan ketika Man City menghadapi FC Kopenhagen di Liga Champions yang berakhir imbang tanpa gol.

Van Dijk mengakui keberadaan Haaland di barisan depan The Citizen memaksa sektor pertahanan Liverpool menyiapkan pekerjaan rumah untuk mengantisipasi pergerakan sang striker.

“Ini jelas tidak mudah, dia sedang on fire. Anda tidak bisa bilang apa-apa lagi,” kata Van Dijk dalam percakapan dengan TV2 dikutip laman Manchester Evening News.

“Setelah Community Shield, di mana banyak orang telah meragukan dia, saya ingat saya pernah mengatakan: 'Pemain ini akan menyebabkan begitu banyak mimpi buruk buat para bek'. Dia sekarang sudah memperlihatkannya, dia menunjukkan level yang konsisten, dan jelas di tim seperti City selalu ada peluang yang muncul.”

Van Dijk menambahkan, satu-satunya cara untuk menghentikan Haaland mencetak gol adalah dengan memutus aliran bola dari sektor tengah. Kendati demikian, Van Dijk menilai itu juga bukan pekerjaan mudah.

“Kami harus mencoba menghentikan aliran bola yang mengarah kepada dirinya, bertahan di level tertinggi, dan menjadi yang terbaik. Itulah yang selalu kami harus lakukan setiap menghadapi City, dan itu tidak akan berbeda pada hari Minggu.”

“Ini jelas bukan saya yang melawan dia, melainkan kami melawan mereka semua. Dunia luarlah yang menciptakan pertempuran, satu lawan satu dan semua hal ini. Kami ingin menghentikan mereka mencetak gol, terlepas dari siapa dia di lapangan. Tapi kami tahu dia cukup bagus.”

Iklan
0