Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, menegaskan bahwa ia tidak pernah terbesit untuk berusaha membungkam suporter lawan.
Teraktual, Vinicius menginspirasi kemenangan berkelas Madrid atas Liverpool 5-2 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Anfield, Rabu (22/2) dini hari WIB.
Vini mencetak dua gol pembuka El Real untuk menyamakan skor sebelum jeda, hingga menyegel kemenangan lewat torehan assist kepada Karim Benzema.
"Saya tidak mencoba membungkam siapa pun," ucap Vinicius setelah pertandingan.
"Saya mencoba untuk terus berkembang, melampaui target, membantu rekan tim saya yang bersama-sama setiap hari. Mereka memberi tahu saya tentang hal-hal yang benar-benar harus saya dengarkan."
"Saya merasa bahwa sejak hari pertama saya tiba di Real Madrid ini adalah rumah saya".
"Pertandingan masih terbuka. Liverpool adalah lawan yang hebat dan di Liga Champions, tidak ada laga yang berakhir sebelum kami menjalani dua pertandingan dimainkan," pungkas pemain berusia 22 tahun itu.
Vinicius telah menjadi sasaran rasialis pada sejumlah kesempatan musim ini, terakhir adalah nyanyian dari fans Mallorca awal bulan ini, serta manekin dengan kostumnya yang digantung di jembatan sekitar kamp latihan Madrid, Januari lalu.
Sementara ketika Real berstatus sebagai tamu dalam Derbi Madrid kontra Atletico pada September lalu, fans tuan rumah sampai ada yang membawa boneka monyet yang melecehkan bintang asal Brasil itu.


