Bintang Brasil, Vinícius Júnior, mengungkapkan harapannya agar cedera yang dialami rekan setimnya, Raphinha, tidak serius, setelah kemenangan atas Haiti pada pertandingan kedua babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.
Winger Real Madrid ini meraih penghargaan Pemain Terbaik dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 3-0 untuk Brasil, setelah mencetak satu gol dan memberikan satu assist, mengungguli rekan setimnya, Matheus Cunha, yang mencetak dua gol.
Mengenai cedera Raphinha, Vinícius mengatakan, dalam pernyataan yang dilansir surat kabar Spanyol “AS”, “Mengalami cedera selalu sulit, bukan? Namun, Rafa adalah pemain yang sangat penting bagi kami, dan dia telah banyak mengalami cedera musim ini. Kami berharap cedera ini tidak serius, dan dia bisa terus bermain bersama kami hingga akhir turnamen.”
Ketenangan yang Lebih Besar
Mengenai kemenangan atas Haiti, ia menjelaskan: “Tanpa ragu, kemenangan tiga gol hari ini memberi kami kepercayaan diri untuk terus berkembang di turnamen ini dan memberi kami ketenangan menjelang pertandingan berikutnya. Pertandingan pertama sangat berbeda karena kondisi lapangan, sedangkan hari ini kami merasa lebih nyaman, dan kualitas lapangan membantu kami menerapkan gaya permainan kami yang biasa. Kami berharap bisa mempertahankan level ini dan terus berkembang, dan itulah yang terpenting.”
Ia juga berbicara mengenai semangat tim, dengan mengatakan: “Pertandingan ini sangat penting bagi kami karena kami berhasil menerapkan gaya permainan kami. Kehadiran lebih banyak pemain di lini belakang memberi kami ketenangan dan keunggulan di lapangan, dan kami mampu menciptakan banyak peluang serta mencetak gol. Kami harus terus berkembang dan meningkat agar bisa menampilkan pertandingan-pertandingan hebat.”
Neymar adalah panutanku
Mengenai kemungkinan kembalinya Neymar ke lapangan, Vinícius mengatakan: “Neymar adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Kami berharap dia sudah siap untuk pertandingan berikutnya. Kami senang dengan perkembangannya, dan kehadirannya di dalam tim sangatlah penting. Dia adalah panutanku, dan selalu memberikan dukungan kepadaku. Saya berharap dia bisa kembali di pertandingan berikutnya dan membantu kami selama sisa perjalanan turnamen ini.”
Vinícius juga memuji pelatih tim nasional Carlo Ancelotti, menegaskan kepercayaannya pada keputusan-keputusan teknis sang pelatih, dengan mengatakan: “Saya yakin pelatih akan memilih susunan pemain dan taktik yang tepat untuk setiap pertandingan sesuai dengan lawan. Saat melawan Haiti, rencana tersebut tepat karena lawan bermain dengan tiga bek, dan muncul ruang-ruang kosong yang kami manfaatkan dengan baik. Kami berhasil menyerang ruang-ruang tersebut secara efektif.”
Bukan susunan pemain terbaik
Mengenai susunan pemain yang diterapkan tim nasional, ia menambahkan: “Saya tidak berpikir itu adalah susunan pemain terbaik yang kami miliki, tetapi itu adalah cara terbaik untuk bermain dalam kondisi ini, karena kami memiliki pemain yang sangat cepat dan mampu menembus barisan pertahanan serta mengancam lawan.”
Adapun mengenai performa pribadinya, ia berkata: “Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saya sedang berada dalam kondisi terbaik saya secara fisik, teknis, dan mental. Saya selalu bermimpi untuk tampil di turnamen terbaik di dunia dalam kondisi prima. Mencetak gol, menciptakan peluang, dan menampilkan permainan hebat memberi saya kepercayaan diri tambahan untuk pertandingan-pertandingan mendatang. Saya masih memiliki ruang yang besar untuk berkembang, dan saya berharap dapat menampilkan performa yang lebih baik dari yang telah saya tunjukkan sejauh ini. Kami berada di sini untuk terus berkembang dan membawa Brasil ke puncak.”
Dia mengakhiri pembicaraannya dengan memuji kota Philadelphia yang menjadi tuan rumah pertandingan tersebut, sambil berkata: “Philadelphia adalah kota di mana saya merasa sangat nyaman. Saya pernah bermain di sini bersama Real Madrid dalam Piala Dunia Antarklub dan mencetak serta menciptakan gol, dan hari ini hal itu hampir terulang kembali. Saya berharap bisa kembali ke sini berkali-kali dan mencetak lebih banyak gol.”
