OLEH Gunawan WidyantaraIkuti di twitter
Vincenzo Montella mengklaim periode sulit sudah meninggalkan AC Milan setelah timnya dikalahkan Napoli 2-1 pada lanjutan Serie A Italia di San Paolo dini hari tadi.
Milan jarang mengancam benteng pertahanan Partenopei dan mereka harus menelan kekalahan keenam musim ini. Gol Alessio Romagnoli memang pantas untuk diingat tetapi tidak bisa menghindarkan Rossoneri dari kekalahan.
Sebelumnya Milan berhasil mencatat dua kemenangan tandang hingga beban Montella sedikit terangkat namun lagi-lagi di laga besar tim ini gagal gemilang.
Meski demikian, Montella tetap menyodorkan sikap optimistis.

"Saya berterima kasih pada klub yang terus memberi dukungan dan kepercayaan," ujar Montella.
"Saya menderita melihat klasemen tetapi berikutnya Milan akan menjalani laga yang lebih sederhana. Semoga saja performa di San Paolo bisa dipertahankan untuk meraih hasil yang bagus."
"Dua kekalahan terakhir kami didapat lawan Juventus dan Napoli, tentu saja kedua tim ini di atas kami. Meski kalah, Milan bisa mengimbangi. Kami memperlihatkan karakter kuat dan proses perkembangan yang bagus."
"Seperti yang pernah saya katakan, saya bangga melihat performa tim lawan Napoli, Juve, Roma dan Inter (empat kekalahan dari empat pertandingan), tetapi untuk mencapai level mereka dibutuhkan kesabaran."
"Kami bermain setiap tiga hari, tidak banyak waktu yang bisa digunakan untuk berlatih. Kami butuh hasil secepat mungkin dan ada pekerjaan yang harus dituntaskan. Milan harus lebih tajam."
Di waktu yang sama Montella mengaku frustrasi dengan kekalahan tipis yang diderita Milan lawan Napoli.
"Sektor serangan kami kurang tajam tetapi bisa menimbulkan sejumlah masalah untuk Napoli," lanjutnya.
"Saya senang dengan performa tim tetapi sayajuga kecewa karena kalah apalagi tim bermain bagus."

"Saya memuji permainan tim, kami memperlihatkan karakter hebat. Pergerakan bola tim juga terlihat meningkat. Ketika Anda kalah dengan cara seperti ini, kekecewaan pasti menghampiri. Saat Anda kalah ketika sebenarnya pantas meraih hal yang lebih baik, inijuga mengecewakan."
"Lini serang Napoli bagus, ketika menemui jalan buntu, mereka punya banyak solusi. Saya memilih untuk menyerang mereka karena jika menurunkan lima pemain bertahan akan terlihat terlalu negatif."
"Saya berjudi. Kami juga kehilangan Suso sebelum babak pertama dan situasi ini membuat banyak hal harus diubah."
"Tidak tahu kenapa, saya masih optimistis. Saya merasa Milan sudah melewati periode kelam," tandasnya.
