Vietnam U-19 Peragakan Permainan Terburuk

Hoang Tuan Anh - Vietnam U-19
Abi Yazid
Ahn Tuan menilai pemain Vietnam terlihat kehilangan motivasi untuk menang.


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK   

Kekecewaan terpancar dari raut wajah pelatih Vietnam U-19 Hoang Anh Tuan selepas bermain imbang 2-2 melawan Singapura U-19, pada pertandingan pamungkas Grup A Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (9/7) malam WIB.

Anh Tuan menilai performa yang anak didiknya merupakan yang terburuk selama penyisihan. Sebab, Vietnam dua kali mampu unggul, namun berhasil disamakan Singapura.

“Ini pertandingan terburuk kami. Pemain seperti  kehilangan kontrol, dan sentuhannya, habis sudah. Ini pertandingan terakhir kami, sekaligus penentuan. Namun pemain terlihat kurang termotivasi untuk memenangi laga,” ungkap Anh Tuan.

“Kami akan lakukan evaluasi sambil melihat turnamen selanjutnya [Piala Asia U-19]. Harapan saya, semoga tim akan bisa lebih bagus di turnamen berikutnya.”

Berbeda dengan Anh Tuan, pelatih Singapura U-19 Rob Servais mengaku bangga dengan perjuangan anak didiknya. Ia pun tak segan memberikan pujian terhadap kerja keras pemain.

“Saya pikir pemain telah bekerja keras, serta memberikan kemampuan terbaik yang dimiliki untuk bisa memberikan perlawanan terbaik. Pemain terlihat percaya diri. Dengan kemauan dan kerja keras, termasuk memberikan apapun kepada negaranya, itu akan bisa mengubah apapun,” imbuh Servais.

Sementara itu pada sore harinya, walau sudah tidak menentukan, duel antara Laos dan Filipina yang berakhir dengan skor 7-2 diwarnai tiga kartu merah. Pelatih Laos Chusak Sriphu tetap memuji penampilan pemain.

“Secara keseluruhan pertandingan cukup baik buat kami. Saya senang dengan apa yang sudah dilakukan pemain. Ke depan akan saya coba tingkatkan. Saya juga akui ada sedikit masalah dengan pemain yang mudah terpancing emosinya,” kata Sriphu.

Di satu sisi, pelatih Filipina U-19 Hirata Reiji, merasa kecewa melihat tim besutannya dikalahkan dengan skor telak. Reiji menegaskan, hasil itu menjadi tanggung jawab dirinya.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Ini bukan sepakbola. Tapi saya tak ingin mengelak, ini tanggung jawab saya. Saya juga tidak mengerti apa yang terjadi dengan pemain. Mereka bermain tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya,” ucapnya. (gk-43)

 

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Antrean Tiket Laga Indonesia U-19 Vs Vietnam Membeludak
2. Ditawar £200 Juta, Liverpool Pasti Jual Mohamed Salah
3. Aksi Heroik Thibaut Courtois Terbangkan Belgia
4. Tanpa Selebrasi, Ini Alasan Antoine Griezmann
5. Cavani & Absensi Bintang Yang Berdampak Buruk Di Piala Dunia

 

Footer Banner Piala Dunia 2018

Tutup