Vietnam batal ambil bagian dalam Turnamen Toulon, Prancis. Belum berakhirnya pandemi virus corona di sejumlah negara yang membuat armada Park Hang-seo, gagal berpartisipasi.
Semula, Turnamen Toulon, dilangsungkan pada Juni lalu. Namun, karena pandemi virus corona terpaksa diubah menjadi 23 Desember 2020 sampai dengan 7 Januari tahun depan.
Vietnam, merupakan negara kedua yang mengundurkan diri dari ajang tersebut. Sebelumnya, Irlandia telah lebih dulu batal ambil bagian karena mengalami masalah keuangan.
"Sangat disayangkan tidak mengikuti, karena turnamen ini dikenal sebagai miniatur Piala Dunia, karena partisipasi banyak tim muda dari berbagai negara di dunia," demikian pernyataan federasi sepakbola Vietnam (VFF) dalam laman resminya.
"Meski tidak berpartisipasi dalam turnamen, timnas Vietnam U-22 punya agenda pemusatan latihan dua kali pada November dan Desember untuk mengecek kekuatan guna target utama di 2021," lanjut pernyataan tersebut.
Alvino HanafiMundurnya Vietnam, membuat kini tinggal tersisa sepuluh negara untuk turnamen tersebut. Mereka adalah Inggris, Prancis, Jepang, Australia, Meksiko, Kongo, Maroko, Pantai Gading, Rumania, dan Indonesia.
Artinya, tersisa dua slot kosong, karena turnamen tersebut bakal diikuti 12 negara. Nantinya, para peserta yang ikut bakal dibagi ke tiga grup yang masing-masing dihuni tiga tim.
Bagi timnas Indonesia U-19, Turnamen Toulon dijadikan sebagai persiapan untuk tampil di Piala Asia U-19 sekaligus Piala Dunia U-20 tahun depan. Saat ini Bagas Kaffa dan kawan-kawan melakukan pemusatan latihan (TC) di Kroasia, sejak 30 Agustus 2020 dengan sejumlah pertandingan uji coba.
Turnamen Toulon, bukan ajang baru yang diikuti timnas Indonesia U-19. Pada tiga tahun lalu skuad Garuda Muda, yang dilatih Indra Sjafri, sudah sempat menjadi kontestan.
Ketika itu, timnas Indonesia U-19 gagal mendapatkan kemenangan satu pun. Semua pertandingan yang dimainkan berakhir dengan kekalahan yakni dari Brasil 1-0, Republik Ceko 2-0, serta terakhir Skotlandia 2-1.
Kendati meraih hasil negatif, timnas Indonesia U-19 berhasil membawa satu gelar individual. Egy Maulana Vikri, dianugerahi Breakthrough Player, berkat penampilan yang diperlihatkannya selama turnamen tersebut digelar.
