Trabzonspor dari Turki hari ini mengumumkan penyelesaian resmi kesepakatan dengan bintang Mesir Mohamed Salah, dalam transfer bebas, sekaligus mengakhiri salah satu berkas paling menarik di bursa transfer musim panas.
Klub Turki tersebut mengunggah melalui akun-akun resminya sebuah video penampilan perdana Salah dengan seragam Trabzonspor, disertai kalimat: "Dengan seragam merah marun dan biru untuk pertama kalinya di depan kamera, serta pesan pertama kepada suporter besar Trabzonspor".
Kapten timnas Mesir itu menyampaikan pesan dalam video kepada suporter klub, yang berbunyi: "Untuk suporter Trabzonspor, apakah kalian sudah siap? Sampai jumpa segera".
Ia menambahkan dalam bahasa Turki: "Bize Her Yer Trabzon".
Kalimat ini merupakan slogan terkenal para suporter Trabzonspor, yang secara harfiah berarti: "Setiap tempat adalah Trabzon bagi kami", yakni bahwa suporter klub menganggap diri mereka berada di tanah air mereka ke mana pun mereka pergi, dan ini merupakan ungkapan rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap klub.
Kesepakatan ini datang beberapa hari setelah perkembangan yang berlangsung cepat, ketika Trabzonspor pada awalnya mengumumkan masuk ke dalam negosiasi resmi dengan Salah, sebelum memastikan waktu kedatangan pemain tersebut ke Turki, untuk menjalani tes medis dan menyelesaikan proses transfernya, sebelum pengumuman resmi kesepakatan.
Transfer Salah menutup periode panjang spekulasi mengenai tujuan berikutnya, setelah namanya dikaitkan dengan sejumlah klub selama beberapa pekan terakhir, yang paling menonjol adalah Besiktas dari Turki, Atletico Madrid dari Spanyol, Al Ittihad dan Al Diriyah dari Liga Saudi, di samping ketertarikan dari klub-klub di Liga Amerika.
Pada akhirnya bintang Mesir itu memilih melanjutkan perjalanannya di dalam benua Eropa, melalui pintu Trabzonspor, yang mengandalkan pengalaman besarnya untuk memimpin tim di kancah domestik dan kontinental sepanjang musim baru.
Transfer Salah membuka lembaran baru dalam perjalanan salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Mesir, setelah ia mengakhiri perjalanan bersejarahnya bersama Liverpool, yang berlangsung selama sembilan tahun, di mana ia meraih banyak gelar, yang paling menonjol adalah Liga Inggris Premier, Liga Champions Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super Eropa, di samping serangkaian panjang pencapaian dan rekor individu.



