Dalam sebuah kejadian yang tak biasa di lapangan sepak bola, seorang mantan pemain Serie A dan Liga Premier Inggris melakukan tindakan tak terduga yang menyelamatkan timnya dari potensi bencana, sehingga menarik perhatian penonton dan media.
Insiden tersebut terjadi selama pertandingan di liga divisi ketiga Swiss, di mana mantan pemain Inter Milan dan Brighton, Ezequiel Schelotto, turun tangan sendiri untuk memadamkan api yang berkobar di pinggir lapangan.
Kebakaran itu terjadi di belakang salah satu gawang selama pertandingan antara tim Pavois dan Paradiso yang dimenangkan oleh Paradiso dengan skor 2-1 pada Sabtu lalu.
Chiloto, kapten Paradiso yang berusia 36 tahun, berlari dengan selang air yang ia ambil dari pinggir lapangan dan memadamkan api sendiri.
Penyebab kebakaran belum jelas, namun surat kabar Inggris Daily Mail mengutip video yang beredar di Instagram yang memperlihatkan kebakaran di dekat spanduk suporter dan area parkir di Stadion Campo Bian Scairolo yang berkapasitas 1.000 penonton.
Chilotto, yang lahir di Argentina, menghabiskan sebagian besar kariernya di Italia bersama Cesena, Atalanta, Inter Milan, dan Chievo, sebelum pindah ke Sporting Lisbon dan kemudian Brighton dengan biaya transfer 2,5 juta poundsterling pada 2017.
Ia tampil dalam 28 pertandingan di Liga Premier Inggris bersama Brighton antara 2017 dan 2020, sebelum dipinjamkan dan kembali pada musim terakhirnya di bawah asuhan Graham Potter.
Karier Schelotto di Liga Inggris diwarnai perselisihan dengan Potter, serta insiden menarik dengan Wilfried Zaha selama derby pada 2020, di mana ia menjadi sasaran ejekan dan cemoohan namun membalas dengan gestur "bayi menangis" kepada Zaha.
Chiloto terus bermain untuk klub-klub Argentina seperti Racing Club, Aldosivi, dan Deportivo Morón sebelum kembali ke Italia bersama Barletta di divisi kedua pada 2023, lalu pindah ke Paradiso pada tahun berikutnya.
